Bekasi, (Antara) - Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia terpaksa membongkar bangunan Stasiun Rawabebek di Jalan Arteri Pondok Kopi-Kranji Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, karena bersinggungan dengan proyek double-double track. "Sekitar 50 persen bangunan sudah selesai kami bongkar pekan lalu. Saat ini baru dimulai pembongkaran lanjutan," kata koordinator pembongkaran bangunan dari PT KAI Yanto di Bekasi, Sabtu. Menurut dia, Stasiun yang terletak di RT 05 RW10, Kelurahan Kotabaru itu memang sudah sejak lama tidak difungsikan. Alasan pihaknya tidak memfungsikan stasiun tersebut karena jaraknya berdekatan dengan stasiun lain. "Stasiun Rawabebek ini sama Stasiun Kranji masih dekat. Bahkan, sama Stasiun Cakung juga dekat," katanya. Yanto mengatakan bahwa ketiadaan bangunan itu akan memperlebar jalur kereta sehingga bisa digunakan sebagai jalur kereta diesel. Kegiatan itu, kata Yanto, tidak akan mengganggu jalur commuter line yang sudah beroperasi saat ini. "Commuter line tetap akan ada di jalurnya dan proyek ini tidak akan menganggu perlintasan kereta," katanya. Pihaknya menargetkan proyek double-double track itu akan bisa beroperasi pada awal 2015. "Mudah-mudahan proyek ini bisa tuntas pada awal tahun depan," katanya. (*/jno)
Berita Terkait
BNN bongkar jaringan narkoba lintas pulau, vape jadi alat penyamaran
Minggu, 26 Oktober 2025 14:34 Wib
Polri bongkar kasus pembobolan rekening dormant bank senilai Rp204 M
Kamis, 25 September 2025 14:57 Wib
Tim BKSDA Sumbar bongkar perdagangan puluhan kilogram sisik tenggiling
Rabu, 24 September 2025 15:12 Wib
BKSDA Sumbar bongkar perdagangan puluhan kilogram sisik tenggiling
Rabu, 24 September 2025 13:00 Wib
Gubernur minta warga penuh kesadaran bongkar bangunan di kawasan TWA
Minggu, 14 September 2025 15:28 Wib
Bareskrim Polri bongkar jaringan situs judi "online" internasional
Senin, 25 Agustus 2025 11:55 Wib
Sidang Nikita Mirzani bongkar produk Reza Gladys tak terdaftar BPOM
Kamis, 31 Juli 2025 16:19 Wib
Polisi bongkar posko ormas di sejumlah titik di Tangerang
Senin, 26 Mei 2025 12:02 Wib
