WFP: Sepertiga Warga Burundi Hadapi Rawan Pangan
Jumat, 23 Mei 2014 12:12 WIB
Bujumbura, (Antara/Xinhua-OANA) - Sedikitnya sepertiga penduduk Burundi menderita akibat kondisi rawan pangan, demikian hasil satu studi yang dilakukan oleh Program Pangan Dunia PBB (WFP) di Bujumbura pada Kamis (22/5).
"Satu survei yang dilakukan belum lama ini dan hasilnya telah disajikan selama lokakarya di Bujumbura memperlihatkan sedikitnya sepertiga penduduk Burundi menderita kerawanan pangan," kata WFP.
Daerah yang paling terpengaruh meliputi Provinsi Muramvya, Mwaro, Karusi dan Rutana," kata Jean Mahwane, Kepala Uni Ketahanan Pangan di Program Pangan Dunia di Burundi. Ia mengutip isi analisis global mengenai ketahanan pangan dan gizi serta kerentanan di Burundi.
Mahwane menyatakan Provinsi Mwaro dan Muramvya di bagian tengah negeri tersebut, pada masa lalu, telah menunjukkan prestasi bagus dalam hal ketahanan pangan, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat. Ia mengatakan, "Kedua provinsi itu tak memperoleh campur tangan dan bantuan pangan seperti provinsi lain."
Mahwane menyatakan prioritas diberikan bagi wilayah utara dan timur negara Afrika tersebut. Burundi memiliki 8,38 juta warga pada 2010, sesuai dengan perubahan Prospek Kependudukan Dunia.
Pada 2013, Burundi telah dimasukkan ke posisi ketiga negara paling rawan pangan di dunia, dari 79 negara yang disurvei oleh Lembaga Penelitian Kebijakan Pangan Internasional (IFPRI). (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tetap bertahan di tengah ketidakpastian global, BUMN berkontribusi sepertiga perekonomian Indonesia
08 August 2022 10:13 WIB, 2022
Matias Wanto: Dari berpeluang sepertiga, akhirnya bulat jadi Sekdako Bukittinggi
08 October 2021 19:01 WIB, 2021
COVID-19, sepertiga penduduk Jepang ingin Olimpiade Tokyo dibatalkan
15 December 2020 10:58 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018