Dinkes Bukittingi Minta Warga Gunakan Masker
Minggu, 9 Maret 2014 22:16 WIB
Bukittinggi, (Antara) - Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Syofia Dasmauli meminta warga menggunakan masker saat keluar rumah menyusul semakin tebal kabut asap menyelimuti kota itu.
"Hari ini dirasakan kabut asap sangat tebal, untuk itu warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan agar terhindar dari dampak langsung kabut asap, khususnya bagi kesehatan," kata Syofia Dasmauli di Bukittinggi, Minggu.
Ia mengatakan, dampak dari kabut asap tersebut telah meningkatkan penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) sebesar 10 sampai 20 persen.
Syofia menyerukan supaya masyarakat memperbanyak meminum air putih agar pengaruh kabut asap di bagian tenggorokan tidak begitu berdampak terhadap kesehatan.
Kabut asap dapat menyebabkan penyakit ISPA karena membawa partikel-partikel melalui udara sehingga menggangu saluran pernafasan saat terhirup.
"Memakai masker setidaknya dapat meminimalisir penyakit ISPA dari dampak kabut asap," katanya.
Yulia (26), warga Padanglua, Kabupaten Agam, mengatakan, kabut asap kali ini dirasakan sangat tebal dari hari-hari sebelumnya.
Ia berharap pemerintah secepatnya melakukan memadamkan api dari lahan yang terbakar, jika tidak akan lebih membahayakan kesehatan.
Dia menilai kabut asap yang sangat tebal dari hari-hari sebelumnya itu sudah sangat mengkhawatirkan.
Kabut asap menyelimuti Bukittinggi terlihat tebal pada pagi hingga sore itu telah menyebabkan jarak pandang berkurang hingga 800 meter. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati buka Khidmatul Ummah Ponpes Sumatera Thawalib Parabek Bukittingi-Agam
29 April 2024 14:44 WIB, 2024
Fasilitasi minat dan bakat siswa, SMP 6 Bukittinggi hadirkan Kelas Jurnalistik
29 November 2023 18:25 WIB, 2023
KPU terima hibah 13,8 miliar untuk pelaksanaan Pilkada 2024 Bukittinggi
10 November 2023 12:37 WIB, 2023
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018