Presiden Menuju Pekalongan Gunakan Kereta Api
Selasa, 4 Februari 2014 13:37 WIB
Susilo Bambang Yudhoyono
Cirebon, (Antara) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa siang, meninggalkan Jawa Barat menuju Pekalongan, Jawa Tengah dengan menggunakan kereta api luar biasa melalui Stasiun Kereta Api Cirebon.
Presiden dengan didampingi oleh Ibu Ani Yudhoyono tiba di Stasiun Kereta Api Cirebon sekitar pukul 12.45 WIB dan meninggalkan Cirebon pada pukul 13.00 WIB.
Kereta Api Luar Biasa yang membawa Presiden dan Ibu Negara beserta rombongan menteri akan tiba di Stasiun Pekalongan, Jawa Tengah, sekitar pukul 15.00 WIB.
Di hari ketiga kunjungan kerjanya di Jawa Barat, Presiden terlebih dahulu melakukan penanaman pohon Kalpataru di hutan kota Kabupaten Kuningan, meninjau kegiatan belajar mengajar di SMPN 1 Kuningan dan meninjau pabrik PT. Galih Estetika.
"Kalau Indonesia rindang, Insya Allah kita selamat dari bencana," kata Presiden saat menanam pohon.
Sementara itu di SMPN 1 Kuningan, Presiden melakukan dialog dengan murid-murid yang sedang belajar di laboratorium.
Seraya bertanya cita-cita siswa sekolah menengah itu, Presiden mendoakan agar mereka sukses dan terkenal, tidak hanya di Indonesia tapi juga hingga ke mancanegara.
"Tekun belajar, patuh pada orang tua, patuh pada guru, baik sama kawan, jangan lupa berolah raga dan jangan lupa beribadah. Kalau itu dilakukan, semua akan berhasil, sukses, dan kelak akan menjadi putra putri yang maju," kata Presiden seraya memberikan bantuan kepada sekolah itu untuk pengembangan olah raga dan kesenian.
Turut mendampingi Presiden Yudhoyono antara lain Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Mensesneg Sudi Silalahi, Menparekraf Mari Elka Pangestu, Menkes Nafsiah Mboi, Mendikbud Mohammad Nuh, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, dan Menhut Zulkilfli Hasan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018