Polisi: Konjen Rusia dan Istrinya Ditusuk di Sudan
Rabu, 29 Januari 2014 7:11 WIB
Khartoum, (Antara/Reuters) - Seorang diplomat Rusia dan istrinya ditikam di ibu kota Sudan pada Selasa oleh seorang pria yang marah sekali atas kematian saudaranya di Republik Afrika Tengah yang dilanda kekacauan, kata polisi Khartoum.
Penyerang itu melukai konsul jenderal tersebut dan istrinya dan dia mengira mereka berasal dari satu negara yang telah mengirim tentara ke negaranya, kata polisi dalam pernyataan.
Kedua pasangan tersebut berada dalam kondisi stabil, tambahnya.
Republik Afrika Tengah, yang berbatasan dengan Sudan, menjadi kacau pada Maret setelah satu koalisi pemberontak, Selaka, mengepung ibu kota dan melakukan gelombang pembunuhan dan penjarahan.
Prancis sebagai negara bekas penjajahnya telah mengirim pasukan untuk membela para warganya dan mendukung pasukan pemelihara perdamaian yang mencoba memadamkan kekerasan itu.
Uni Eropa juga telah berjanji akan mengirim pasukan, tetapi Rusia tak mengerahkan tentaranya.
Penyerang itu mengatakan kepada personel polisi yang menagkap dan menanyainya bahwa saudaranya telah dibunuh "oleh pasukan dari salah satu negara Eropa," kata polisi. "Tak ada motif lain selain balas dendam atas kematian saudara pelaku penusukan itu," demikian pernyataan polisi.
Petugas jaga di Kedutaan Rusia di Khartoum mengatakan dia tidak dapat berkomenetar dan Kementerian Luar Negeri Rusia belum segera dimintai komentarnya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Bukittinggi terima kunjungan Konjen Tiongkok, bahas kerjasama pariwisata dan ekonomi
22 October 2025 12:00 WIB
Pemerintah Arab Saudi makin ketat, Konjen ingatkan jamaah Indonesia taat aturan
13 June 2022 6:48 WIB, 2022
Hubungan Indonesia-Australia Lebih dari Sekedar Persahabatan, kata Konjen RI Sydney
18 September 2017 8:50 WIB, 2017
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018