Peneliti: Kotoran Babi Bawa Virus Hepatitis E
Selasa, 3 September 2013 17:05 WIB
Jakarta, (Antara) - Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia, Rino A Gani, mengatakan kotoran babi dapat menjadi media perantara yang membawa virus hepatitis E.
"Babi yang merupakan hewan ternak dapat menjadi perantara virus hepatitis E," ujarnya saat dijumpai di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Jakarta, Selasa.
Rino menjelaskan pola penyebaran hepatitis E hampir sama dengan pola penyebaran hepatitis A yang tertular melalui makanan serta minuman yang terkontaminasi kotoran atau tinja.
Tiga wilayah yang terdeteksi menjadi lokasi penyebaran virus hepatitis E adalah Kalimantan Barat, Bali, serta Lombok.
"Hal itu disebabkan tiga lokasi ini merupakan daerah yang masyarakatnya banyak memelihara babi," jelas Rino.
Kotoran babi adalah perantara yang membawa virus hepatitis E dan dapat 'terbawa' kepada makanan lewat tangan yang belum dicuci bersih, terutama bila tangan telah terkontaminasi kotoran babi.
"Saat tangan menyentuh makanan dan masuk ke dalam mulut, maka itu sudah menjadi penyebab hepatitis E," tambah dia.
Ia mengatakan mitos hepatitis dapat tertular melalui udara adalah salah, karena hepatitis A dan E hanya tertular secara oral atau melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi kotoran.
"Hepatitis A dan E tertular secara oral, lewat makanan. Namun hepatitis B dan C tertular melalui darah atau luka yang terbuka," imbuh dia. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PKM Faterna Unand Beri Penyuluhan Pakan Sapi Perah dan Pengolahan Pupuk Organik dari Limbah Kotoran Sapi di Padang
13 November 2022 19:42 WIB, 2022
Tim Pengabdian Masyarakat Politeknik ATI Padang buat digester dan latih pembuatan biogas dari kotoran sapi
29 July 2022 19:37 WIB, 2022
Ternyata ini penyebab kematian ASN Kejaksaan yang ditemukan tewas di parit kotoran hewan
06 October 2020 6:45 WIB, 2020
Tujuh Orang Tewas dalam Kecelakaan Tangki Pembuangan Kotoran di Polandia
17 July 2014 20:07 WIB, 2014
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018