Pengamat: Intervensi BI Berikan Rasa Aman Investor
Jumat, 14 Juni 2013 10:59 WIB
Jakarta, (Antara) - Pengamat Ekonomi LIPI Latif Adam menilai intervensi Bank Indonesia cukup efektif dalam menangani depresiasi rupiah karena bisa memperbaiki kondisi psikologis investor sebagai jaminan perlindungan yang memberikan rasa aman.
"Biarkan saja BI itu intervensi karena memberikan dampak psikologis kepada investor dan dia merasa aman karena ada semacam perlindungan dari pemerintah di tengah-tengah gejolak ini," kata Latif saat dihubungi di Jakarta, Jumat.
Menurut Latif, pelemahan rupiah tersebut dipengaruhi oleh impor dan pembayaran utang luar negeri oleh pemerintah maupun perusahaan yang secara umum dilakukan pada pertengahan tahun.
"Ini 'seasonal' (musiman) karena kebutuhan dolar tidak terpenuhi untuk membayar utang luar negeri," katanya.
Selain itu, Latif menjelaskan faktor-faktor lain di antarnya, neraca perdagangan defisit serta banyaknya portofolio investment yang menurunkan "net selling" dalam pasar modal.
"Secara relatif, persaingan pasar modal menurun. Srtukturnya pun diisi pemain asing yang lebih dominan," katanya.
Ia menambahkan rencana kenaikan harga BBM bersubsidi yang tak kunjung segera diputuskan juga berdampak pada sikap investor yang cenderung "wait and see".
Namun, Latif menilai kondisi tersebut belum sampai pada capital outflow yang terjadi di Thailand. "Belum lah. Tapi tentu saja, fenomena ini mempengaruhi kepercayaan investor. Jika dibiarkan mungkin terjadi juga dan depresiasi rupiah akan berkelanjutan," tuturnya.
Karena itu, ia berharap intervensi BI terus dilakukan agar investor merasa aman ada perlindungan pemerintah. Terkait, kenaikan suku bunga, hal itu bisa dilakukan untuk menurunkan inflasi, tetapi harus hati-hati karena berdampak pada fiskal.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat inflasi komponen inti periode Januari-Mei 2013 sebesar 0,99 persen dan tingkat inflasi komponen inti "year on year" (Mei 2013 terhadap Mei 2012) sebesar 3,99 persen.
"BI harus terus berikan intervensi karena masalah rupiah ini kita akui fundamental perekonomian. Intervensi BI bisa merestorasi depresiasi rupiah," katanya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Sumbar siapkan langkah intervensi hadapi tekanan inflasi pasca bencana dan jelang ramadhan
22 January 2026 17:05 WIB
Pemkot Pariaman pastikan perekrutan pasukan Paskibraka bebas dari intervensi
12 April 2025 14:02 WIB
Pemkot awasi dan intervensi pasar agar harga bahan pokok di Sawahlunto tidak naik terlalu tinggi
28 March 2025 13:11 WIB