Dahlan: Chatib Mampu dan Independen Jalani Tugas
Selasa, 21 Mei 2013 13:29 WIB
Menteri BUMN Dahlan Iskan. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Menteri BUMN Dahlan Iskan menilai Menteri Keuangan Chatib Basri yang baru dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merupakan sosok yang mumpuni dan sanggup menjalankan tugas dengan baik.
"Dia (Chatib) sudah pernah di birokrasi, bukan berasal dari partai, sehingga posisinya bisa lebih independen," kara Dahlan usai menghadiri perayaan Hari Kebangkitan Nasional bersama dengan sekitar 10.000 orang guru se-Kabupaten Bogor, di 'Sentul International Convention Center' (SICC), Bogor, Jabar, Selasa.
Menurut Dahlan, sesuai dengan latar belakangnya, Chatib juga dinilai mampu bekerja memenuhi target-target yang ditetapkan pemerintah.
"Target-target indikator makro ekonomi, target pertumbuhan, menekan inflasi, investasi yang tinggi saya kira dapat dicapai," ujar Dahlan.
Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, harus didukung investasi pada skala yang tinggi.
"Itu (investasi) sudah sejalan, karena dia (Chatib) sebelumnya berhasil menggerakkan investasi ketika menjadi Kepala BKPM. Saya pikir dia dapat mengkombinasikan target-target makro dengan investasi yang meningkat." tukasnya.
Lebih dari itu, mantan Dirut PT PLN ini juga menilai bahwa Chatib mampu mendisiplinkan APBN, mengerem inflasi untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM bersubsidi dan menghadapi bulan Ramadhan dan Lebaran 2013.
Pada Senin (20/5), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara resmi menunjuk Chatib Basri menjadi Menteri Keuangan RI, menggantikan Agus Martowadojo.
Adapun pengangkatannya sebagai Menkeu ditetapkan melalui surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 60P Tahun 2013.
Chatib Basri meraih gelar sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun 1992. Melanjutkan pendidikan di Australia National University dan berhasil mendapat gelar Master of Economic Development pada 1996. Pada 2001 Chatib memperoleh gelar PhD di bidang Ekonomi dari universitas yang sama.
Setelah meraih gelar sarjananya, Chatib bekerja sebagai peneliti di LPEM-FEUI sekaligus dosen FEUI. Periode 1997-2001, Chatib menjabat sebagai asisten peneliti di departemen ilmu ekonomi Australia National University.
Sejak tahun 2005, Chatib bertugas sebagai anggota "Advisory Team to the Indonesian National Team on International Trade Negotiation". Dia juga ditunjuk sebagai konsultan di berbagai lembaga internasional seperti World Bank, USAID, AUSAID, OECD, dan UNCTAD, Asian Development Bank serta menjadi anggota "Asia and Pacific Regional Advisory Group" dari International Monetary Fund.
Chatib Basri sempat menjadi anggota Dewan Komisaris di beberapa perusahaan publik, antara lain PT Astra International, PT Indika Energy, serta Axiata Group Bhd (Malaysia).
Pada 13 Juni 2012, Chatib ditunjuk SBY sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggantikan Gita Wirjawan yang dipercaya presiden menjadi menteri perdagangan. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Khatib Sulaiman masuk calon Pahlawan Nasional, anggota DPRD Limapuluh Kota apresiasi Mensos dan TP2GP
03 November 2025 7:57 WIB
Bertemu Mensos, anggota DPRD tanyakan tindak lanjut usulan Chatib Soelaiman sebagai Pahlawan Nasional
13 September 2025 19:15 WIB
Rombongan peserta "Minangkabau Memanggil, Taragak Pulang" kunjungi rumah pejuang Chatib Sulaiman
18 August 2025 22:33 WIB
Mengenalkan Chatib Sulaiman di rumah gadang kelahirannya di Nagari Sumpu
29 July 2024 20:51 WIB, 2024
TP2GP kunjungi Padang Panjang terkait pengusulan Chatib Sulaiman sebagai pahlawan nasional
25 July 2020 7:50 WIB, 2020
Padang Panjang lengkapi dokumen pengusulan Chatib Soelaiman sebagai pahlawan nasional
27 February 2020 19:27 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018