Kapolda Sumbar minta personel tingkatkan kewaspadaan pascaserangan bom di Mapolrestabes Surabaya
Selasa, 15 Mei 2018 8:41 WIB
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal. (Antara Sumbar/Mario S Nasution)
Padang, (Antaranews Sumbar) - Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Fakhrizal meminta personel kepolisian di daerah itu untuk meningkatkan kewaspadaan pascaserangan bom di Mapolrestabes Surabaya pada Senin (14/5).
"Peningkatan kewaspadaan ini juga dilanjutkan dengan peningkatan pengamanan di seluruh di Mapolda dan Mapolres di seluruh Sumatera Barat," kata dia di Padang, Selasa.
Menurut dia hal tersebut dilakukan sebagai bentuk antipasi terhadap aksi teror yang terjadi di Surabaya. Hal ini tentu perlu dilakukan antisipasi dengan meningkatkan pengamanan dan merutinkan patroli di wilayah Sumbar.
"Kita tentu tidak ingin hal tersebut terjadi, sehingga pengamanan harus ditingkatkan agar memberikan rasa aman bagi masyarkat," kata dia.
Menurutnya tindakan teror bertujuan menimbulkan rasa taku dan kekacauan, sehingga masyarakat jangan takut dengan aksi teror tersebut.
"Kami imbau masyarakat untuk tidak takut dengan teror dan tetap beraktivitas seperti hari-hari biasa," kata dia.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Syamsi mengatakan peningkatan keamanan di Mapolda dan Mapolres dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap orang yang berkunjung ke kantor polisi. Selain itu menempatkan petugas menggunakan rompi anti peluru dan bersenjata lengkap di penjagaan.
"Instruksinya jelas, petugas tidak boleh lengah dalam meningkatkan pengamanan di kantor polisi," kata dia.
Kemudian pihaknya juga menurunkan personel Brimbob Polda Polda Sumbar untuk melakukan patroli rutin dan penyisiran di berbagai kawasan vital seperti gedung pemerintahan, sarana ibadah, dan tempat yang ramai dikunjungi oleh masyarakat.
"Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan jangan terpengaruh dengan aksi teror yang terjadi karena apabila ada kekacauan maka target pelaku teror itu tercapai," kata dia. (*)
"Peningkatan kewaspadaan ini juga dilanjutkan dengan peningkatan pengamanan di seluruh di Mapolda dan Mapolres di seluruh Sumatera Barat," kata dia di Padang, Selasa.
Menurut dia hal tersebut dilakukan sebagai bentuk antipasi terhadap aksi teror yang terjadi di Surabaya. Hal ini tentu perlu dilakukan antisipasi dengan meningkatkan pengamanan dan merutinkan patroli di wilayah Sumbar.
"Kita tentu tidak ingin hal tersebut terjadi, sehingga pengamanan harus ditingkatkan agar memberikan rasa aman bagi masyarkat," kata dia.
Menurutnya tindakan teror bertujuan menimbulkan rasa taku dan kekacauan, sehingga masyarakat jangan takut dengan aksi teror tersebut.
"Kami imbau masyarakat untuk tidak takut dengan teror dan tetap beraktivitas seperti hari-hari biasa," kata dia.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Syamsi mengatakan peningkatan keamanan di Mapolda dan Mapolres dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap orang yang berkunjung ke kantor polisi. Selain itu menempatkan petugas menggunakan rompi anti peluru dan bersenjata lengkap di penjagaan.
"Instruksinya jelas, petugas tidak boleh lengah dalam meningkatkan pengamanan di kantor polisi," kata dia.
Kemudian pihaknya juga menurunkan personel Brimbob Polda Polda Sumbar untuk melakukan patroli rutin dan penyisiran di berbagai kawasan vital seperti gedung pemerintahan, sarana ibadah, dan tempat yang ramai dikunjungi oleh masyarakat.
"Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan jangan terpengaruh dengan aksi teror yang terjadi karena apabila ada kekacauan maka target pelaku teror itu tercapai," kata dia. (*)
Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cagub Fakhrizal dan sejumlah kepala daerah di Sumbar beri selamat kepada Mahyeldi
10 December 2020 17:23 WIB, 2020
Fakhrizal: Nasrul Abit meninggalkan banyak masalah di Pessel, bagaimana mau bangun Sumbar
04 December 2020 16:23 WIB, 2020
Fakhrizal-Genius tawarkan program rumah murah nol persen di debat Pilgub Sumbar
03 December 2020 19:10 WIB, 2020
Fakhrizal- Genius tawarkan pembangunan ekonomi kreatif secara digital
24 November 2020 0:15 WIB, 2020
DKKP periksa 12 Penyelenggara Pemilu di Sumbar terkait laporan Fakhrizal-Genius Umar
28 September 2020 16:58 WIB, 2020
Fakhrizal dan Mulyadi masih dalam proses, Mahyeldi dan Nasrul Abit sudah cuti
25 September 2020 11:21 WIB, 2020
PBB Sumbar berikan dukungan pada Fakhrizal-Genius Umar di Pilgub Sumbar
06 September 2020 15:41 WIB, 2020
Fakhrizal telah ajukan pengunduran diri sebagai anggota Polri saat daftar ke KPU Sumbar
06 September 2020 15:16 WIB, 2020
Akhirnya Fakhrizal- Genius resmi diusung Partai Golkar di Pilgub Sumbar
21 August 2020 17:11 WIB, 2020
Kandas lewat jalur perseorangan, Fakhrizal-Genius Umar mendaftar ke Koalisi Poros Baru
08 August 2020 20:39 WIB, 2020
Upaya mediasi sengketa KPU Sumbar dengan tim Fakhrizal-Genius berakhir buntu
08 August 2020 13:16 WIB, 2020