Sebanyak ini target tanam padi di Pematangsiantar
Kamis, 29 Maret 2018 9:10 WIB
Benih padi . (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
Pematangsiantar, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pematangsiantar, Sumatera Utara, menargetkan dapat penanaman padi seluas 4.743 hektare dengan produksi gabah kering giling sebanyak 28.932 ton pada 2018.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kota Pematangsiantar Tuahman Saragih di Pematangsiantar, Kamis, mengatakan, target tersebut untuk mendukung swasembada pangan di daerah.
Ia mengatakan, untyk mencapai target tersebut pihaknya berupaya meningkatkan intensitas pertanaman melalui program pola tanam serentak yang telah dicanangkan dan memacu perluasan lahan tanam di Kecamatan Siantar Marihat, Siantar Marimbun, Siantar Martoba dan Sitalasari.
Para petani dengan pendampingan PPL diarahkan untuk menggunakan pola tanam jajar legowo dan pengaturan pola tanam agar dapat diperoleh indeks pertanaman tiga kali (IP 3).
Kebutuhan pupuk pada tahun 2018 diperkirakan mencapai 2.826 ton dengan berbagai jenis dalam kemasan 50 Kg, sementara yang didistribusikan Januari-Februari 2018 mencapai 167 ton.
Tuahman menegaskan, upaya itu merupakan dukungan bagi upaya pencapaian swasembada pangan berkelanjutan yang telah diprogramkan Presiden Joko Widodo melalui semangat Nawacita.
Rahman (46), petani di Kecamatan Siantar Martoba, berharap Pemerintah Kota melalui dinas terkait menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi dan mudah diperoleh.
Dia mengatakan, ketersediaan kerap menjadi masalah bagi petani saat tanaman membutuhkan pupuk supaya tumbuh dengan baik dan memberikan hasil maksimal.(*)
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kota Pematangsiantar Tuahman Saragih di Pematangsiantar, Kamis, mengatakan, target tersebut untuk mendukung swasembada pangan di daerah.
Ia mengatakan, untyk mencapai target tersebut pihaknya berupaya meningkatkan intensitas pertanaman melalui program pola tanam serentak yang telah dicanangkan dan memacu perluasan lahan tanam di Kecamatan Siantar Marihat, Siantar Marimbun, Siantar Martoba dan Sitalasari.
Para petani dengan pendampingan PPL diarahkan untuk menggunakan pola tanam jajar legowo dan pengaturan pola tanam agar dapat diperoleh indeks pertanaman tiga kali (IP 3).
Kebutuhan pupuk pada tahun 2018 diperkirakan mencapai 2.826 ton dengan berbagai jenis dalam kemasan 50 Kg, sementara yang didistribusikan Januari-Februari 2018 mencapai 167 ton.
Tuahman menegaskan, upaya itu merupakan dukungan bagi upaya pencapaian swasembada pangan berkelanjutan yang telah diprogramkan Presiden Joko Widodo melalui semangat Nawacita.
Rahman (46), petani di Kecamatan Siantar Martoba, berharap Pemerintah Kota melalui dinas terkait menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi dan mudah diperoleh.
Dia mengatakan, ketersediaan kerap menjadi masalah bagi petani saat tanaman membutuhkan pupuk supaya tumbuh dengan baik dan memberikan hasil maksimal.(*)
Pewarta : Waristo
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penerapan teknologi budidaya dan hilirisasi padi dorong kemandirian petani di Nagari Aie Tajun
24 January 2026 12:05 WIB
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB
Jalur Lembah Anai dan Sitinjau Lauik di Sumbar paling trending di akhir 2025
01 January 2026 7:08 WIB