
Saat kentongan menyelamatkan jiwa

Lampung Barat (ANTARA) - Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus, menyebut Kekuhan (kentongan bambu) sebagai sistem peringatan dini bencana berbasis kearifan lokal yang bisa mencegah korban jiwa.
“Peresmian Kekuhan sebagai sistem peringatan dini berbasis kearifan lokal bukan tanpa alasan. Selain Kekuhan memiliki sejarah atau historis tersendiri. Kekuhan pada zaman dulu merupakan alat komunikasi antarmasyarakat,” kata Bupati Lambar, Parosil Mabsus saat dihubungi dari Lampung Selatan Kamis.
Menurutnya, sebelum berkembangnya zaman, Kekuhan merupakan alarm masyarakat yang menjadi alat untuk menyampaikan berita penting.
Meskipun zaman terus berkembang, kata dia, Kekuhan diharapkan bisa menjadi alat kominikasi yang efektif digunakan untuk memberi informasi antarmasyarakat.
"Meskipun sudah memasuki zaman modern namun kearifan lokal di Lampung Barat harus tetap dipertahankan," ujarnya.
Terlebih, kata dia Lampung Barat merupakan daerah rawan bencana, sebab sebagian wilayah merupakan perbukitan, juga dilewati langsung oleh Seser Semangko.
Oleh karenanya, ia mengaku pihaknya berkomitmen untuk melestarikan Kekuhan sebagai alarm pemberian kabar berita antarmasyarakat.
Pewarta: Riadi Gunawan
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
