Bappeda Sosialisasika Mekanisme Pemuktahiran Mandiri BDT
Selasa, 14 November 2017 19:44 WIB
Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Sijunjung sosialisasi Mekanisme Pemuktahiran Mandiri (MPM) BDT 2015 Di Aula Bappeda, Selasa. (cc)
Muaro (antara sumbar) Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Sijunjung sosialisasi Mekanisme Pemuktahiran Mandiri (MPM) BDT 2015 Di Aula Bappeda, Selasa.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk memantapkan pemahaman peserta mengenai metode dan standar pelaksanaan MPM di Kabupaten Sijunjung serta membangun kapasitas teknis guna memberikan dukungan teknis pelaksanaan MPM di Sijunjung.
Adapun hasil yang diharapkan adalah peserta memiliki pemahaman tentang standar teknis pelaksanaan MPM Data Terpadu PPFM dalam program bantuan sosial.
Kegiatan ini Dihadiri Kepala Badan Perencanaan Penenelitian Dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sijunjung (Bappeda) Febrizal Ansori.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Rizal Efendi, dan Kepala BPJS Kabupaten Sijunjung Evi Junaidi, Selaku Instruktur, serta seluruh wali nagari se Kabupaten Sijunjung.
Evi Junaidi menyampaikan Saat ini Pemerintah telah memiliki data terpadu Program Penanganan Fakir Miskin (PPFM) yang bersumber dari data Pemutakhiran Basis Data Terpadu tahun 2015 dan dikelola oleh Kelompok Kerja Pengelola Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin.
Data terpadu PPFM yang berisikan nama dan alamat 40 persen penduduk dengan status kesejahteraan terendah di Indonesia, Sedangkan angka kemiskinan Kabupaten Sijunjung saat ini Berjumlah 7,25 persen.
Adapun Data Terpadu penanganan Fakir Miskin dengan jumlah Rumah Tangga Sebanyak 26.568.774 sedangkan untuk jumlah keluarga berjumlah 28.448.031, jumlah penduduk 96.705.167 Jiwa.***
Tujuan kegiatan ini adalah untuk memantapkan pemahaman peserta mengenai metode dan standar pelaksanaan MPM di Kabupaten Sijunjung serta membangun kapasitas teknis guna memberikan dukungan teknis pelaksanaan MPM di Sijunjung.
Adapun hasil yang diharapkan adalah peserta memiliki pemahaman tentang standar teknis pelaksanaan MPM Data Terpadu PPFM dalam program bantuan sosial.
Kegiatan ini Dihadiri Kepala Badan Perencanaan Penenelitian Dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sijunjung (Bappeda) Febrizal Ansori.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Rizal Efendi, dan Kepala BPJS Kabupaten Sijunjung Evi Junaidi, Selaku Instruktur, serta seluruh wali nagari se Kabupaten Sijunjung.
Evi Junaidi menyampaikan Saat ini Pemerintah telah memiliki data terpadu Program Penanganan Fakir Miskin (PPFM) yang bersumber dari data Pemutakhiran Basis Data Terpadu tahun 2015 dan dikelola oleh Kelompok Kerja Pengelola Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin.
Data terpadu PPFM yang berisikan nama dan alamat 40 persen penduduk dengan status kesejahteraan terendah di Indonesia, Sedangkan angka kemiskinan Kabupaten Sijunjung saat ini Berjumlah 7,25 persen.
Adapun Data Terpadu penanganan Fakir Miskin dengan jumlah Rumah Tangga Sebanyak 26.568.774 sedangkan untuk jumlah keluarga berjumlah 28.448.031, jumlah penduduk 96.705.167 Jiwa.***
Pewarta : Dicko
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UNP latih penyusunan Kurikulum Merdeka berbasis AI bagi guru PJOK di Sijunjung
24 October 2025 13:12 WIB
Tim PMKM UNP latih guru di Sijunjung bahan ajar berbasis STEM dan teknologi virtual SEM
04 September 2025 13:54 WIB
Pemprov Sumbar Tegaskan Dukungan Penuh untuk Geopark Ranah Minang Silokek jadi Warisan Dunia
26 August 2025 15:29 WIB
Tampil dalam JaMu 2025 di India, Sanggar Seni Pusako Panai Sijunjung "go internasional"
23 August 2025 10:36 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018