Dua Wisatawan Hilang Terseret Ombak Pantai Santolo
Selasa, 1 Januari 2013 21:02 WIB
Garut, (ANTARA) - Dua orang wisatawan dilaporkan hilang terseret ombak saat berenang di kawasan terlarang Pantai Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa.
"Wisatawan itu dilaporkan tergulung ombak di pantai yang memang kawasan dilarang berenang. Sampai saat ini kami belum berhasil menemukan korban," kata Kepala Satuan Polisi Air Polres Garut AKP Asep Suherli yang memimpin pencarian wisatawan hilang itu.
Ia mengatakan, hasil pencarian sementara ditemukan pakaian korban yang ditanggalkan di pantai, korban diketahui berstatus mahasiswa di Bandung.
Keduanya teridentifikasi bernama Arif (19) dan Ihsan (20) warga Kampung Silahgagah, RT 02 RW 09, Desa Ujung Mekar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Berdasarkan keterangan warga yang terakhir melihat kedua wisatawan tersebut, mereka terseret arus ombak sekitar pukul 15.30 WIB.
"Seorang dari mereka ada yang meminta tolong temannya saat digulung ombak, orang itu berusaha menolong tetapi malah ikut terseret," kata Asep.
Ia menyayangkan adanya kejadian wisatawan hilang tergulung ombak akibat tidak mematuhi aturan larangan yang sudah diinformasikan.
Objek wisata Pantai Santolo, kata Asep, terdapat beberapa titik yang dinyatakan berbahaya untuk berenang bagi wisatawan.
"Kami (Satpol Air, red.) sendiri saat melakukan pencarian di lokasi hilangnya korban cukup kesulitan karena ombak yang tingginya sampai tiga meter," katanya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Objek wisata di Padang Pariaman mulai dikunjungi wisatawan pasca terdampak bencana
26 January 2026 11:19 WIB
Kunjungan wisatawan mancanegara ke Agam meningkat 20.413 orang selama 2025
21 January 2026 18:20 WIB
Kunjungan wisatawan menurun, pelaku wisata Ngarai Sianok berharap dukungan pemerintah
05 January 2026 14:34 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018