Taliban Lakukan Serangan Bunuh Diri di Pakistan
Sabtu, 10 Januari 2015 19:35 WIB
Islamabad, (Antara/AFP) - Satu faksi Taliban Pakistan, Sabtu, mengaku bertanggung jawab atas serangan bunuh diri pada satu masjid di kota garnisun Rawalpindi, yang menewaskan tujuh orang dan mencederai 15 orang lagi.
Ledakan kuat Jumat malam di kota negara bagian Punjab, Pakistan utara itu membuat puluhan warga Syiah yang berada di masjid itu untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW kalangkabut.
"Kami bertanggung jawab atas serangan itu pada masjid itu dan bersumpah akan melakukan serangan-serangan seperti itu terhadap musuh-musuh Islam," kata juru bicara faksi Jamat-ul-Ahrar dari Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), Ehsanullah Ehsan, dalam satu surat elektronik.
"Kami ingin menegaskan terhadap penguasa-penguasa ... ini bahwa kami tidak akan dapat ditekan dengan udang-undang mereka atau hukuman gantung mereka," tambahnya.
Pakistan memperkuat serangannya terhadap Taliban sejak serangan mereka terhadap satu sekolah yang dikelola militer pada 16 Desember sehingga menewaskan 150 orang, 134 orang di antara mereka adalah pelajar.
Negara itu mengakhiri moratorium enam tahun hukuman mati dalam kasus-kasus teror bulan lalu segera setelah pembantaian di sekolah itu.
Sembilan gerilyawan yang telah dihukum telah digantung sejak larangan defakto itu dicabut.
Untuk meningkatkan usaha-usahanya, pemerintah Jumat mengumuman pihaknya telah membentuk sembilan pengadilan militer untuk menangani kasus-kasus yang terkait dengan terorisme. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pastikan layanan prima dan operasional aman, KAI Divre II Sumbar lakukan inspeksi keselamatan lebaran 2026
12 February 2026 11:59 WIB
Wali Kota Solok Lakukan Sidak ke DPMPTSP, Minta Pelayanan Publik Terus Ditingkatkan
30 January 2026 17:37 WIB
Dinas Kesehatan Pasbar telah lakukan PE, PSN sampai goro bersama upaya pemberantasan penyakit DBD
26 January 2026 12:38 WIB
Pemkab Pasaman Barat lakukan gotong royong di daerah terdampak bencana alam
12 January 2026 19:31 WIB
KemenHAM Sumbar lakukan verifikasi kasus penganiayaan nenek Saudah di Pasaman
09 January 2026 17:19 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018