Sebagian Warga Amerika Percaya Metode Interogasi CIA Benar
Selasa, 16 Desember 2014 12:05 WIB
Washington, (Antara/AFP) - Sebagian warga Amerika Serikat percaya bahwa metode interogasi yang keras oleh CIA dibenarkan terhadap para tahanan dalam "perang melawan teror", menurut sebuah jajak pendapat, Senin, beberapa hari setelah beredarnya laporan yang mengungkapkan rincian penyiksaan mengerikan.
Berdasarkan laporan Senat AS yang dirilis pekan lalu mengatakan interogasi yang dilakukan oleh Badan Intelijen Pusat AS terhadap tersangka Al-Qaeda, termasuk pemukulan, rehidrasi rektal dan pelarangan tidur, jauh lebih brutal daripada yang diketahui selama ini dan tidak memberikan penjelasan yang berarti.
Temuan tersebut kemudian memicu kecaman dari dunia internasional dan panggilan bagi mereka yang terlibat dalam usaha interogasi dengan kekerasan untuk diadili.
Tapi 51 persen orang di Amerika Serikat percaya metode CIA adalah benar (29 persen mengatakan sebaliknya) dan 56 persen mengatakan data intelijen yang dikumpulkan dari metode-metode tersebut dapat mencegah serangan teroris, merujuk dari hasil survei Pew Research Center.
Namun masih ada keraguan mengenai keputusan untuk memaparkan laporan Senat tersebut, dengan 42 persen mengatakan itu adalah langkah yang tepat, 43 persen mengatakan hal itu bukan langkah yang tepat sedangkan 15 persen lainnya tidak tahu.
Survei nasional tersebut dilakukan sejak Kamis hingga Minggu kepada sekitar 1.001 orang dewasa. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Sawahlunto minta pengaduan warga ditindaklanjuti cepat dan terukur
12 February 2026 12:08 WIB
Belasan rumah warga Agam terendam banjir akibat curah hujan tinggi (Video)
12 February 2026 4:32 WIB
Pemerintah bersama warga Pariaman alihkan arus sungai ancam rumah pasca-bencana
09 February 2026 18:32 WIB
Polri bangun dua jembatan bailey di Agam permudah akses warga pascabencana
07 February 2026 13:40 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018