Hasil Jajak Pendapat: Jerman Dukung Sanksi-Sanksi Terhadap Rusia
Sabtu, 29 November 2014 6:16 WIB
Berlin, (Antara/Reuters) - Hasil jajak pendapat menyebutkan jumlah warga Jerman yang mendukung sanksi-sanksi ekonomi Uni Eropa terhadap Rusia berkaitan krisis Ukraina telah meningkat bulan lalu dan sebagian besar mendukung ketangguhan sikap Kanselir Angela Merkel.
Jajak pendapat Politbarometer untuk televisi ZDF, Jumat, menemukan 58 persen mendukung sanksi-sanksi Uni Eropa bahkan jika mereka merusak ekonomi Jerman, ayau naik dar 52 persen bulan lalu.
Jajak pendapat juga menemukan bahwa 76 persen mendukung nada tajam kritik Merkel baru-baru ini terhadap kebijakan Presiden Vladimir Putin.
Putin memberikan 30 menit wawancara 'prime-time' kepada televisi publik Jerman ARD pada 16 November di mana ia mengajukan imbauan dari hati dan pikiran kepada pemirsa Jerman dengan mengatakan bahwa hubungan Jerman-Rusia tidak pernah lebih baik dari ini.
Dalam pidato luar biasa sulit sehari kemudian, Merkel menuduhnya menginjak-injak "tatanan damai di Eropa."
Jajak pendapat sejauh ini menunjukkan Jerman waspada terhadap sanksi-sanksi dan Industri Jerman telah diperingatkan bahwa mereka bisa menanggung biayanya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
COVID-19, sepertiga penduduk Jepang ingin Olimpiade Tokyo dibatalkan
15 December 2020 10:58 WIB, 2020
Jajak pendapat, 72 persen rakyat Amerika tak mau tonton laga di stadion tanpa vaksin
10 April 2020 9:40 WIB, 2020
Kurang dari setengah masyarakat AS inginkan Donald Trump dipecat setelah dimakzulkan
20 December 2019 10:41 WIB, 2019
Habibie wafat, warga Timtim pro NKRI maafkan keputusan jajak pendapat
12 September 2019 21:24 WIB, 2019
Harapan baru, UU Bangsamoro disahkan setelah jajak pendapat otonomi Muslim Moro Filipina menang
26 January 2019 14:02 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018