Menag: Pembayaran Dam Terkoordinir Perlu Dikaji
Selasa, 30 September 2014 6:02 WIB
Makkah, (Antara) - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang juga Amirul Hajj Indonesia mengatakan, pembayaran dam terutama pembayaran dam dengan cara menyembelih hewan, secara terkoordinir perlu dikaji agar memudahkan jamaah serta bisa memberi manfaat bagi masyarakat di Tanah Air.
"Perlu dicari formulanya," kata Menteri Agama selaku Amirul Hajj (Ketua Misi Haji) kepada wartawan Media Center Haji di Makkah, Senin (29/9).
Dam adalah denda karena jamaah haji melanggar atau memperoleh kemudahan dalam proses haji.
Bisa saja pembayaran dam dengan menyembelih hewan dikoordinir dan dagingnya dikirim ke Tanah Air sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat di Indonesia, kata Menteri.
Selama ini jamaah haji yang ingin membayar dam bisa langsung membeli ke pasar hewan atau dikoordinir oleh masing-masing ketua rombongannya, dan tidak dikoordinir secara menyeluruh.
Saat ini hampir seluruh jamaah haji Indonesia yang jumlahnya sekitar 155.000 orang melaksanakan haji tamattu (melaksanakan umroh wajib dahulu dan baru berhaji) sehingga diwajibkan membayar dam. Pernah disebutkan hampir 99 persen jamaah haji Indonesia melaksanakan haji tamattu.
Pembayaran secara terkodinasi ini juga diharapkankan bisa mengurangi kecurangan-kecurangan yang dilakukan oknum tertentu misalnya tidak menyembelih hewan sesuai yang dipesan atau penyalurannya kurang benar.
Namun, Menteri mengingatkan bahwa tidak semua jamaah membayar dam. Selain itu dam juga bisa dibayar dengan berpuasa selain menyembelih hewan.
Menag mengatakan jika pembayaran dam dilakukan secara terkoordinir maka perlu dipikirkan agar pengelolaannya akuntable atau dapat dipertanggungjawabkan. (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Pasaman Barat perpanjang masa stimulus 50 persen pembayaran BPHTB
03 September 2025 19:55 WIB
Ratusan karyawan Sarimas Padang Pariaman lanjutkan demo perusahaan tuntut pembayaran gaji
06 August 2025 18:05 WIB
Bank Nagari Luncurkan Layanan Pembayaran Tagihan FIF melalui Aplikasi Ollin by Nagari
30 April 2025 9:31 WIB, 2025
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018