22 Warga Sudan Ditahan di Rudenim Medan
Rabu, 13 Agustus 2014 19:27 WIB
Medan, (Antara) - Sebanyak 22 warga Sudan ditahan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Medan di Belawan, Provinsi Sumatera Utara, karena masuk ke Indonesia tanpa dilengkapi dokumen berupa paspor.
"Warga asing tersebut melanggar Undang-Undang Keimigrasian dan masuk secara ilegal," kata Kepala Rudenim Medan, Purbanus Sinaga, Rabu.
Menurut dia, pada Juli 2014, jumlah warga asing yang berada di Rudenim Medan masih tercatat sebanyak 283 orang.
"Namun pada bulan Agustus 2014, sudah bertambah menjadi 323 orang dan diperkirakan akan semakin banyak lagi," kata Purbanus.
Dia mengatakan, bertambahnya orang asing itu karena banyaknya imigran atau pendatang yang masuk ke Indonesia. Setiap minggu, ada saja orang asing merupakan tangkapan petugas Imigrasi di Sumut yang ditahan di Rudenim Medan.
Selain itu, warga asing yang dikirimkan atau dipindahkan dari Kantor Imigrasi di luar Sumut. "Banyak juga orang asing dari Imigrasi NTT dan daerah lainnya yang ditempatkan di Rudenim Medan," ujarnya.
Purbanus menambahkan, warga asing yang dititipkan di Rudenim Medan, berasal dari Negara Somalia, Rohingya Myanmar, Sri Lanka, Afghanistan, Sudan dan negara lainnya.
Seluruh warga asing yang berada di Rudenim Medan tetap hidup rukun dan damai dan tidak ada terjadi perkelahian.
"Petugas Rudenim Medan terus mengawasi ketat orang asing tersebut," katanya.
Data diperoleh di Rudenim Medan, jumlah orang asing pada Agutus 2014, tercatat sebanyak 323 orang, beberapa diantaranya yakni, warga Afghanistan (26 orang), Bangladesh (11 orang), Palestina (17 orang), Myanmark Rohingnya (59 orang), Somalia (92 orang) dan Srilanka (40 orang).
Kemudian, warga Iran (17 orang), Sudan (22 orang), Eritrya (2 orang), Afrika Selatan (1 orang), Pakistan (9 orang), Taiwan (1 orang) dan Nepal (1 orang). (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Sawahlunto minta pengaduan warga ditindaklanjuti cepat dan terukur
12 February 2026 12:08 WIB
Belasan rumah warga Agam terendam banjir akibat curah hujan tinggi (Video)
12 February 2026 4:32 WIB
Pemerintah bersama warga Pariaman alihkan arus sungai ancam rumah pasca-bencana
09 February 2026 18:32 WIB
Polri bangun dua jembatan bailey di Agam permudah akses warga pascabencana
07 February 2026 13:40 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018