Banyak Warga Thailand akan Tinggalkan Libya Pekan Mendatang
Sabtu, 2 Agustus 2014 22:54 WIB
Bangkok, (Antara/TNA-OANA) - Filipina dan Thailand telah sepakat untuk bekerja sama dalam mengevakuasi warganya di Libya, pada saat banyak pekerja Thailand diharapkan untuk kembali ke rumah pekan depan, kata Sihasak Puangketkeow, Sekretaris Tetap Thailand Luar Negeri.
Sihasak, pejabat Menteri Luar Negerik, mengatakan ia telah membahas dengan Duta Besar Filipina untuk Thailand di evakuasi bersama pekerja dari kedua negara di Libya karena sekarang ada banyak orang Filipina yang bekerja di negara itu.
Dia mengatakan kontak telah dibuat dengan agen perekrutan, sebagai tiga kelompok pekerja Thailand dijadwalkan untuk kembali ke rumah minggu depan.
Sebanyak 83 pekerja Thailand diharapkan untuk meninggalkan Tunis, ibu kota Tunisia, pada Minggu sementara kelompok kedua yang terdiri dari 10 pekerja akan berangkat ke Kairo, ibukota Mesir, Senin depan dan kelompok lain dari 18 orang juga akan meninggalkan untuk Kairo Jumat depan.
Permintaan telah dibuat dengan wakil menteri luar negeri dari Tunisia untuk pembebasan visa bagi warga Thailand transit di Tunisia, kata Sihasak.
Sementara itu, delapan mahasiswa Thailand tiba di Bandara Internasional Suvarnabhumi sore ini setelah dievakuasi dari Libya dengan bantuan dari Departemen Luar Negeri.
Seperti Thailand secara bertahap dievakuasi dari Libya atas masalah keamanan, Gen Prayuth Chan-ocha, pemimpin Dewan Nasional untuk Ketentraman dan Ketertiban (NCPO) yang juga panglima militer, memberikan perintah kepada badan keamanan, termasuk Departemen Pertahanan dan Departemen Luar Negeri untuk memberikan bantuan kepada warga Thailand yang ingin kembali ke rumah, kata seorang juru Bara dari NCPO.
Gen Prayuth memantau dengan erat situasi di Libya, kata juru-bnnyak juru bicara itu. (MCOT berita online). (*/sun)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Sawahlunto minta pengaduan warga ditindaklanjuti cepat dan terukur
12 February 2026 12:08 WIB
Belasan rumah warga Agam terendam banjir akibat curah hujan tinggi (Video)
12 February 2026 4:32 WIB
Pemerintah bersama warga Pariaman alihkan arus sungai ancam rumah pasca-bencana
09 February 2026 18:32 WIB
Polri bangun dua jembatan bailey di Agam permudah akses warga pascabencana
07 February 2026 13:40 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018