Polisi Tembak Pemuda di Kashmir India
Selasa, 24 Juni 2014 7:03 WIB
Srinagar, (Antara/AFP) - Pasukan pemerintah menembak tewas seorang pemuda di Kashmir India, Senin, selama protes menyusul baku tembak Ahad malam di mana diduga seorang pemberontak tewas dan lainnya diyakini telah melarikan diri.
Insiden itu terjadi di kota bergolak Sopore, 45 kilometer (30
mil) barat daya kota utama Srinagar, selama protes oleh penduduk, di
akhiri dengan baku-tembak yang dimulai Minggu malam, seorang perwira polisi.
"Seorang warga sipil tewas dan empat luka-luka dalam penembakan itu," kata petugas mengatakan kepada AFP tanpa menyebut nama.
Warga mengatakan, polisi menangkap dua pria muda dari daerah setelah baku-tembak atas dugaan keterlibatan dengan para pemberontak.
Hal ini membuat warga marah lebih lanjut dan ratusan lainnya ikut dalam protes.
Mereka bentrok dengan polisi dan meneriakkan "Kami ingin kebebasan!" kata seorang saksi kepada AFP melalui telepon.
Baku tembak antara tersangka gerilyawan dan pasukan pemerintah sering pecah di wilayah yang disengketakan.
Ini sering memicu protes anti-India dan mendatangkan ribuan orang selama pemakaman untuk pemberontak dibunuh.
Kashmir telah terbagi antara India dan Pakistan sejak kedua negara
mendapat kemerdekaan dari Inggris tahun 1947. Masing-masing mengklaim wilayah itu secara penuh.
Kelompok pemberontak sekitar selusin telah berjuang di Kashmir India sejak 1989, untuk kemerdekaan atau merger dengan Pakistan.
Pertempuran itu telah menewaskan puluhan ribuan, kebanyakan warga sipil, tewas. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PN Padang jatuhkan hukuman seumur hidup untuk mantan Kabagops Polres Solok Selatan
17 September 2025 19:58 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018