Selasa, 23 Mei 2017 - 27 Sya'ban 1438 H

Atlet Paralayang Pesisir Selatan Bertekad Juara Asian Games

Nofrica Yanti (tengah) berfoto dengan Kepala PDAM Tirta Langkisau Pesisir Selatan, Herman Budiharto sembari memperlihatkan beberapa medali yang diraihnya. (ANTARA SUMBAR/Didi Someldi Putra)
Painan, (Antara Sumbar) - Atlet Paralayang asal Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Nofrica Yanti bertekad menjuarai Asian Games 2018 dan saat ini ia terus mematangkan persiapan.

"Dalam sebulan, 20 hari saya latihan di Puncak Bogor, Jawa Barat, sisanya latihan mandiri di Pesisir Selatan," katanya di Painan, Rabu.

Ia menyebutkan penunjukan dirinya sebagai atlet paralayang berdasarkan surat Federasi Aero Sport Indonesia nomor 1612A/PGDI/2016 tanggal 25 Desember 2016.

Perempuan dua anak itu, yang juga pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Langkisau Pesisir Selatan yakin dengan berbagai persiapan yang dilakoni pihaknya bisa menjadi juara Asian Games 2018.

Terakhir ia menyabet peringkat lima Piala Dunia Ketepatan Mendarat Paralayang atau Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) seri II di Serbia 6-9 April 2017 dan meraih juara satu pada kejuaraan Paralayang Internasional di Kabupaten Agam, Sumatera Barat 5-8 Mei 2017.

"Dengan berbagai kejuaraan hingga latihan akan menjadi tolak ukur bagi saya membenahi kekurangan saat bertanding nantinya," ujarnya.

Ia menambahkan tidak ada kendala selama pemusatan latihan di Puncak Bogor baik dari keluarga rekan sesama atlet hingga pimpinan PDAM Tirta Langkisau Pesisir Selatan, semua mendukung penuh kegiatan itu.

Kepala PDAM Tirta Langkisau Pesisir Selatan, Herman Budiharto memberikan ruang seluas-luasnya bagi Nofrica Yanti mematangkan persiapan bertanding pada Asian Games 2018.

"Saya mempersilahkannya mengikuti pelatihan tanpa memberikan sanksi hingga tanggung jawab pekerjaan, tidak hanya bagi dirinya jika ada pegawai lain yang mengikuti langkah kesempatan yang sama akan kami berikan," katanya.

Ia mengatakan setiap kali Nofrica Yanti menyabet juara pada berbagai kejuaraan paralayang, pihaknya terus mengumumkan hal itu ke seluruh pegawai sebagai motivasi tidak hanya bagi yang bersangkutan namun bagi seluruh pegawai. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Ikhwan Wahyudi dan Mario Sofia Nasution
         Marjuni tak kuasa menahan tangis ketika peti kayu  diselimuti kain berwarna merah putih ...
Baca Juga