Balikpapan, (Antara) - Persiba Balikpapan tak jadi merekrut Irfan Bachdim, karena dari 26 pemain yang diperkenalkan kepada fans "Tim Beruang Madu" pada Minggu (26/1) malam, tak tampak striker tim nasional Indonesia itu. Selain itu juga tak ada bek Franck Edouard Bezi yang di Inter Island Cup lalu masih sempat mengenakan kostum biru Persiba. "Sebagai gantinya kami punya Fernando Soler untuk lini depan. Untuk ganti Bezi yang dicoret manajemen kami akan maksimalkan para pemain belakang yang ada," kata Entrenador Jaya Hartono. Seluruh anggota tim Persiba menemui para pendukung Beruang Madu di halaman parkir Mal Balikpapan Baru dalam acara yang juga dihadiri Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. Kepada Balistik, Persiba Fans Club, dan suporter lainnya diperlihatkan pula jersey atau kaos tim (kostim) untuk musim ini. Kostim biru untuk kandang, putih untuk tandang, dan merah untuk tandang. Nama Philips, produsen lampu terkenal, tertera di kostim itu selaku sponsor utama Persiba. Tak ada Bezi, para bek Persiba kini seluruhnya pemain asli Indonesia, yaitu Ahmad Maulana, Yudi Khoerudin, Absor Fauzi, dan Joko Sidik. Seluruhnya memiliki jam terbang yang sangat cukup untuk membentengi gawang Wawan Hendrawan musim ini. Fernando Gaston Soler adalah striker yang sudah membuktikan kualitasnya bersama Persebaya Surabaya 1927 di kompetisi Indonesian Premier League (IPL). Meski gajinya tak dibayar Si Bajul Ijo, Soler membuktikan profesionalitasnya dengan mencetak 27 gol untuk Persebaya. "Saya akan berikan yang terbaik," ucap Soler, pemain asal Argentina yang juga pernah bermain untuk Persipura Jayapura di tahun 2004 itu. Mengenai Bachdim, meskipun dikabarkan manajemen pemain keturunan Belanda itu sudah sepakat dengan nilai kontrak yang Rp1,2 miliar, namun kemudian tidak ada lagi kontak sesudah itu. Irfan sendiri saat komunikasi dengan manajemen Persiba berlangsung, sedang menjalani seleksi di sebuah klub J-League atau Liga Jepang setelah sempat membela klub Thailand Chonbury FC. Bezi dicoret dari skuad Jaya Hartono karena dianggap berlaku tak profesional. Ia tak mau latihan dengan alasan cedera pinggang yang didapatnya dari laga di Inter Island Cup. Menurut pemeriksaan dr Ratih Kusuma, dokter tim Beruang Madu, cedera pemain asal Mali itu sudah sembuh. Bezi kemudian juga diketahui kerap keluar malam dan pulang dinihari. "Kami tidak butuh pemain seperti itu, yang tidak bisa berdisiplin," kata Syahril HM Taher, Ketua Umum Persiba. Bezi dipecat, maka menjadi berkah bagi Carlos Ozuna. Meski awalnya Jaya Hartono Ozuna tak dipilihnya karena bukan striker murni, maka setelah ada ruang kosong untuk pemain asing, ia menyebut Ozuna punya skill dan visi permainan yang sangat bagus. Apalagi gelandang Ansu Toure juga bisa berperan sebagai gelandang bertahan selain sebagai playmaker. Ozuna bisa menjadi penyerang lubang seandainya Soler dijaga ketat lawan. Dengan skuad yang ada ini, pelatih Jaya Hartono timnya akan mampu tidak hanya sekedar berada di papan tengah seperti yang ditargetkan kepadanya. "Kami yakin akan berprestasi lebih baik," kata Jaya Hartono dengan penuh optimistis. (*/sun)
Berita Terkait
BGN klarifikasi video MBG tak sesuai standar yang beredar di Bogor
Rabu, 21 Januari 2026 15:04 Wib
Eliano Reijnders minta Persib tak terlena dengan status juara paruh musim
Rabu, 21 Januari 2026 14:18 Wib
Ginting tak pasang target di Indonesia Masters 2026
Selasa, 20 Januari 2026 15:38 Wib
Michael Carrick tak ingin terbawa euforia usai Manchester United kalahkan City
Minggu, 18 Januari 2026 5:24 Wib
Bojan Hodak tak terlalu pikirkan predikat juara paruh musim Persib Bandung
Kamis, 15 Januari 2026 4:58 Wib
Buka Rakerda Kanwil BPN Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN ingatkan capaian kinerja tak sekadar angka
Rabu, 14 Januari 2026 17:54 Wib
KPK: Yaqut jadi tersangka karena bagi kuota haji tak sesuai ketentuan
Senin, 12 Januari 2026 14:02 Wib
Tak ada ikan atau hewan di lubang sinkhole Situjuah Batua
Sabtu, 10 Januari 2026 7:22 Wib
