
Sapi kurban Presiden di Padang Pariaman dibeli dari peternak lokal

Pariaman (ANTARA) - Sapi kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah dari Presiden untuk warga Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) dengan berat lebih dari 800 kilogram dibeli seharga Rp85 juta berasal dari peternak asal Nagari Gadur, Kecamatan Enam Lingkuang.
"Sapi ini jenisnya Limosin, pihak istana kepresidenan tidak menawar harga yang diajukan oleh peternak karena melihat kualitas sapi yang dinilai sudah memenuhi standar kesehatan dan bobot yang besar," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman Raflis Efendi di Parik Malintang, Selasa.
Diketahui pada tahun lalu sapi kurban dari Presiden untuk kebutuhan Hari Raya Idul Adha di Padang Pariaman dibeli dari peternak di Kecamatan Nan Sabaris dengan harga Rp75 juta.
Ia mengatakan pembelian sapi dari peternak setempat tersebut karena selain Padang Pariaman merupakan salah satu daerah di Sumbar yang memiliki populasi sapi yang banyak juga untuk meningkatkan perekonomian warga.
Hal ini, lanjutnya juga dapat memotivasi peternak lainnya untuk membesarkan bobot sapi yang dibudidaya karena dalam persyaratan pemilihan ternak yang disembelih beratnya minimal 800 kilogram.
Ia menjelaskan pemilihan masjid sebagai lokasi pemotongan pun juga didasarkan pada upaya pemerintah setempat memancing aktivitas pemotongan hewan kurban di rumah-rumah ibadah Islam tersebut setiap Idul Adha.
Ia menyebutkan lokasi pemotongan sapi kurban dari Presiden pada tahun ini yaitu di Masjid Ilham, Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Garinggiang.
Raflis mengatakan organisasi perangkat daerah tersebut dalam pembelian sapi itu tidak saja sekadar merekomendasikan ternak kepada staf kepresidenan namun juga akan memantau kesehatannya hingga proses pemotongan selesai.
"Rencananya sapi tersebut akan dibawa ke lokasi pemotongan pada H-satu (sehari sebelum pemotongan)," katanya.
Ia menyebutkan saat ini jumlah ternak sapi dan kerbau di Padang Pariaman mencapai 11.000 ekor dengan rincian 6.500 sapi dan sekitar 4.500 kerbau.
Pewarta: Aadiaat MS
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
