Logo Header Antaranews Sumbar

Padang Pariaman perkuat kemandirian keluarga hadapi tantangan ekonomi

Senin, 18 Mei 2026 16:38 WIB
Image Print
Ketua TP-PKK Padang Pariaman, Sumbar Ny. Nita Christanti Azis (tengah) usai penyambutan Tim Penilai Lomba Gerakan PKK tingkat Sumbar di Nagari Kuranji Hulu, Sungai Garinggiang. ANTARA/Aadiaat M. S. 

Parik Malintang (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat kemandirian keluarga di daerah itu khususnya di bidang pertanian guna mendongkrak roda perekonomian nagari dan mengatasi tantangan ekonomi saat ini.

"Melalui UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) kita memberdayakan keluarga dengan lahan yang ada. Lahan di Padang Pariaman ini luas. Jika kita mau memanfaatkan lahan tersebut untuk menanam atau melakukan kegiatan produktif, tentu ini akan menambah pendapatan keluarga," kata Ketua TP-PKK Padang Pariaman Ny. Nita Christanti Azis di Kecamatan Sungai Garinggiang, Senin.

Hal tersebut ia sampaikan usai menyambut kunjungan Tim Penilai Lomba Gerakan PKK tingkat Sumbar di Nagari Kuranji Hulu, Sungai Garinggiang, Kabupaten Padang Pariaman .

Ia mengatakan memanfaatkan potensi yang dimiliki keluarga meskipun hanya lahan kecil di pekarangan rumah dapat menjadi salah satu solusi dalam memenuhi kebutuhan pangan dan membantu perekonomian keluarga.

Ia menyampaikan salah satu pemanfaatan lahan tersebut yaitu untuk pertanian yang hasilnya tidak saja dapat dikonsumsi namun juga bisa dijual atau menjadi bahan baku pangan olahan yang dapat dipasarkan minimal di dalam nagari.

Penguatan kemandirian keluarga untuk mendongkrak roda perekonomian nagari menjadi salah satu fokus utama pihaknya dalam membantu pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini.

Menurutnya saat ini telah banyak keluarga di Padang Pariaman memanfaatkan pekarangan rumah baik untuk pertanian atau peternakan, salah satunya di Nagari Kuranji Hulu, Sungai Garinggiang.

Warga di nagari tersebut, kata dia khususnya kader PKK tidak saja dapat menekan pengeluaran keluarga dengan memanfaatkan lahan di pekarangan rumah namun juga mempertahankan kearifan lokal.

"Kader di Kuraitaji Hulu berinisiatif membawa nasi bungkus mandiri saat rapat serta menghidupkan tradisi 'Badoncek' (mengumpulkan dana sukarela) agar setiap kegiatan tidak membebani keuangan kelompok," katanya.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mengatakan TP-PKK setempat membantu menyukseskan program-program strategis pemerintah daerah mulai dari kesehatan, penguatan keluarga, hingga pemulihan ekonomi keluarga.

Ia menyampaikan PKK Padang Pariaman menginisiasi terselenggaranya festival kebudayaan di nagari-nagari di daerah itu yang mendatangkan banyak penonton. Tingginya antusias penonton dalam acara-acara tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memasarkan produk mereka.

"Sinergi PKK juga terlihat dari renovasi sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara swadaya, atau tanpa menyentuh anggaran APBD, hingga penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)," ujarnya.

Di sektor kesehatan, tambahnya kolaborasi PKK berhasil membawa Padang Pariaman melesat dari posisi terendah menjadi daerah dengan capaian terbaik dalam penanganan 'Zero Dose' imunisasi di Sumbar pada 2025 lalu.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026