Logo Header Antaranews Sumbar

Pasaman Barat harapkan percepatan pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang

Jumat, 17 April 2026 17:23 WIB
Image Print
Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat rapat koordinasi lanjutan di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas tentang percepatan pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang Air Bangis di Jakarta, Kamis (16/4/2026). ANTARA/HO-Diskomimfo Pasaman Barat.

Si (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat terus berharap percepatan pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang Air Bangis sebagai proyek strategis penggerak pertumbuhan ekonomi daerah itu kedepannya.

Bupati Pasaman Barat Yulianto di Simpang Empat, Jumat, mengatakan pihaknya telah mengadakan koordinasi lanjutan di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas, Jakarta, Kamis (16/4).

Dalam pertemuan itu, dia bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, membahas langkah konkret percepatan pembangunan pelabuhan yang diproyeksikan menjadi pusat distribusi logistik dan hilirisasi komoditas unggulan di pesisir barat Sumatera.

"Pertemuan dengan Bappenas itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya bersama Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Dony Oskaria, di Kantor BP BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (15/4)," katanya.

Dia menyebutkan pertemuan lanjutan difokuskan pada penguatan investasi serta percepatan pembangunan infrastruktur pendukung Pelabuhan Teluk Tapang.

Menurutnya, Pelabuhan Teluk Tapang seluas sekitar 20.000 hektare memiliki potensi besar sebagai pusat penampungan dan transit komoditas unggulan, seperti crude palm oil (CPO).

Potensi tersebut diperkuat posisi Pasaman Barat sebagai daerah perkebunan kelapa sawit terbesar di Sumatera Barat serta berbatasan dengan Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Yulianto menegaskan Pemkab Pasaman Barat siap mendukung percepatan pembangunan pelabuhan tersebut karena dinilai berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Pelabuhan Teluk Tapang diharapkan menjadi pintu gerbang ekspor komoditas unggulan Pasaman Barat dan wilayah utara Sumatera Barat, sekaligus menjadi penyangga Pelabuhan Teluk Bayur di Kota Padang serta membuka peluang investasi baru di pesisir barat,” ujarnya.

Ia menambahkan pembangunan infrastruktur pendukung, khususnya jalan pesisir barat menuju Pasaman Barat, menjadi kebutuhan penting untuk memperlancar distribusi logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

Saat ini pembangunan sisi darat Pelabuhan Teluk Tapang sedang berlangsung dengan nilai kontrak Rp83,75 miliar.

Sisi darat yang dibangun diantaranya adalah pembangunan talut atau struktur dinding penahan tanah, penahan gelombang, pagar keliling, elevasi, pengerasan struktur tanah dan lainnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026