Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Pasaman Barat tetapkan tiga nagari percontohan desa cinta statistik

Kamis, 14 Mei 2026 18:24 WIB
Image Print
Bupati Pasaman Barat Yulianto saat mencanangkan program desa cinta statistik di Simpang Empat, Rabu(13/5/2026). ANTARA/Altas Maulana.

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menetapkan tiga nagari (desa) sebagai percontohan desa cinta statistik (Desa Cantik) dalam membangun tata kelola berbasis data di daerah itu.

Bupati Pasaman Barat Yulianto di Simpang Empat, Kamis, mengatakan tiga Desa Cantik itu adalah Nagari Ujung Gading, Nagari Kuamang Alai Ujung Gading dan Nagari Salido Saroha Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang.

Dia mengatakan di era transformasi digital, data statistik berperan strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan, pengambilan kebijakan, evaluasi program, hingga pelayanan publik.

"Data bukan lagi sekadar angka, tetapi menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan," ujarnya.

Dia menjelaskan melalui Program Desa Cantik, Badan Pusat Statistik (BPS) mendorong peningkatan literasi statistik di tingkat nagari agar aparatur pemerintahan mampu mengelola dan memanfaatkan data secara mandiri.

Menurutnya nagari tidak lagi hanya menjadi objek pendataan, melainkan harus menjadi subjek pembangunan berbasis data.

"Ketiga nagari yang dicanangkan diharapkan menjadi percontohan bagi nagari lain dalam membangun tata kelola pembangunan berbasis data di Pasaman Barat," katanya.

Dia menilai statistik sektoral penting untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Ia menekankan, kebijakan pembangunan daerah harus didukung data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Tanpa data berkualitas, arah pembangunan sulit tepat sasaran.

"Seluruh perangkat daerah harus meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan data statistik, mulai dari identifikasi kebutuhan, pengolahan, analisis, hingga penyajian data secara terstandar dan terintegrasi," ujarnya.

Dia meminta seluruh organisasi perangkat daerah memiliki komitmen yang sama dalam menyediakan data sektoral yang valid dan konsisten untuk mendukung pembangunan yang terukur dan berkelanjutan.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026