
Bawaslu Pasaman Barat optimalkan sosialisasi pengawasan partisipatif pemilu ke sekolah

Simpang Empat (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mengoptimalkan sosialisasi pengawasan partisipatif pemilu melalui kunjungan ke sekolah dengan sasaran pemilih pemula.
"Selama 2026 ini kunjungan kesekolah telah kita lakukan sebanyak 18 kali. Sosialisasi tentang pengawasan pemilu kita lakukan sejak awal meskipun tahapan Pemilu 2029 belum masuk," kata Anggota Bawaslu Pasaman Barat Beldia Putra di Simpang Empat, Kamis.
Dia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi, khususnya melalui keterlibatan aktif dalam pengawasan partisipatif.
Ia mengajak para siswa untuk tidak bersikap apatis terhadap proses pemilu, melainkan menjadi bagian dari masyarakat yang peduli dan berani menyuarakan kebenaran.
"Kita memberikan pemahaman terhadap pemilih pemula untuk memahami pengawas pemilu partisipatif," katanya.
Dia menyebutkan pengawasan pemilu partisipatif adalah pengawasan pemilu yang melibatkan seluruh masyarakat untuk turut ikut serta secara aktif melakukan pengawasan di luar struktur Bawaslu.
Pengawasan partisipatif itu bisa dilakukan oleh masyarakat secara individu, komunitas masyarakat, tokoh adat, ninik mamak, perguruan tinggi pemilih pemula dan lain sebagainya.
"Untuk itu kita terus mengoptimalkan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang siswanya akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2029 nanti," ujarnya.
Dia menjelaskan pengawasan partisipatif tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pengawas pemilu, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar.
Dengan memahami potensi pelanggaran pemilu serta cara melaporkannya, para siswa diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang menjunjung tinggi nilai kejujuran dan keadilan.
"Sosialisasi kepada sekolah akan terus kita lakukan sehingga para siswa akan berperan serta dalam pengawasan pemilu kedepannya," harapnya.
Pewarta: Altas Maulana
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
