Logo Header Antaranews Sumbar

Film jadi instrumen ekonomi baru

Sabtu, 7 Maret 2026 21:22 WIB
Image Print
Arsip foto - Pengunjung menunggu penayangan film di bioskop rakyat di The Hallway Space, Bandung, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi.)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga menegaskan perlunya kehadiran pemerintah dalam mendorong kebangkitan industri perfilman nasional dengan menjadikan film sebagai instrumen ekonomi baru.

“Kami di Komisi VII sekarang berkomitmen menjadikan film ini sebagai instrumen ekonomi baru. Bayangkan kalau film ini bisa dijadikan sebagai instrumen ekonomi baru, mungkin Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kita akan terbantu,” kata dia saat ditemui di Jakarta, Sabtu.

Ia menjelaskan Komisi VII DPR-- yang membidangi perindustrian, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, dan sarana publikasi-- telah membentuk Panitia Kerja (Panja) Kreativitas dan Distribusi Film Nasional untuk merumuskan langkah kebangkitan perfilman nasional.

Upaya ini diharapkan mampu menjadikan produksi film sebagai sektor ekonomi baru yang berkontribusi terhadap APBN sekaligus membuka lapangan kerja luas, tidak hanya bagi aktor dan aktris, tetapi juga tenaga pendukung di berbagai bidang.

Lamhot menambahkan film juga bisa menjadi wadah promosi wisata secara tidak langsung.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026