PT HK percepat galian pipa air bersih menuju huntara Kayu Pasak Agam

id Bangkit Sumatera

PT HK percepat galian pipa air bersih menuju huntara Kayu Pasak Agam

PT Hutama Karya saat melakukan penggalian jalur pipa air bersih menuju hunian sementara SDN 05 Kayu Pasak Salareh Aia, Kecamatan Pelembayan, Kabupaten Agam, Kamis (29/1/2026). ANTARA/Altas Maulana

Lubuk Basung (ANTARA) - PT Hutama Karya mempercepat penggalian jalur pipa air menuju hunian sementara di SDN Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

"Kita mempercepat penggalian jalur pipa air menuju huntara di tepi jalan menggunakan ekskavator mini untuk memasukkan pipa HDPE (High-Density Polyethylene) agar tidak terganggu oleh pengendara dan tidak mengganggu aliran air," kata Surveyor PT HK, Armen, di Salawai Aia, Palembayan, Agam, Kamis.

Dia mengatakan penyintas di huntara sangat membutuhkan air sehingga diperlukan sistem pengamanan pipa agar tidak terjadi gangguan.

Adapun galian untuk pipa itu sepanjang 1,9 kilometer dari intek di Kayu Pasak menuju huntara.

"Air menuju huntara sudah mengalir sejak remis ditempati penyintas pada Sabtu (24/1). Penyintas sudah menikmati air bersih," katanya.

Dia menargetkan dalam beberapa hari ke depan pipa aliran air ke huntara itu telah terbenam dalam tanah sehingga aman dari kebocoran dan pasokan air lancar.

Salah seorang penyintas banjir bandang yang telah menempati huntara di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak Salawai Aia, Palembayan, Agam, Sukri, mengatakan air bersih di tempatnya sudah mengalir dengan baik.

"Tidak ada kendala mengenai pasokan air ke huntara. Alhamdulillah sudah lancar," katanya.

Saat ini sebanyak 117 penyintas bencana banjir bandang di Salareh Aia telah menempati huntara. Selama enam hari mereka menempati huntara tidak ada menemukan kendala dalam pasokan air bersih.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PT HK percepat galian pipa air bersih menuju huntara Kayu Pasak Agam

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.