Logo Header Antaranews Sumbar

Tenaga kesehatan Pasaman Barat berikan pelayanan kesehatan sampai berkeliling temui warga terdampak banjir

Sabtu, 29 November 2025 16:08 WIB
Image Print
Pemkab Pasaman Barat melalui Dinas Kesehatan sampai puskesmas saat memberikan pengobatan kepada warga terdampak banjir di atas ambulan di Koto Sawah Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang. ANTARA/HO-Dinkes Pasaman Barat.

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melalui Dinas Kesehatan terus memberikan pelayanan kesehatan dengan pengobatan keliling di daerah-daerah terdampak bencana alam sejak 24 November hingga saat ini.

"Selain memberikan pengobatan di posko tanggap darurat bencana di nagari atau kecamatan, tenaga kesehatan juga melakukan pengobatan dengan mendatangi warga terdampak secara langsung," kata Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat Gina Alecia di Simpang Empat, Sabtu

Selain itu, katanya, pengobatan juga dilakukan dengan berkeliling memakai ambulan yang ada di sekitar bencana banjir dan longsor.

"Ada juga pengobatan dilakukan di atas ambulan oleh para tenaga medis. Ini bentuk pelayanan yang kita berikan agar kesehatan warga terdampak terjamin," ujarnya.

Hingga saat ini, jelasnya, stok obat-obatan masih tersedia dan tidak ada kendala.

Dia memastikan akan memberikan pengobatan bagi warga terdampak bencana alam terutama banjir yang banyak terjadi di Pasaman Barat.

"Tenaga medis juga standby selalu di puskesmas dan posko tanggap darurat bencana yang ada," katanya.

Dari catatan sementara lebih dari 300 orang terdampak bencana alam telah diberikan pelayanan pengobatan

Dari pemeriksaan kesehatan yang dilakukan baik di puskesmas, ke rumah warga dan posko pengungsian warga terdampak banjir telah mulai terserang penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), infeksi kulit, radang lambung atau gastritis.

"Terhadap penyakit itu kami telah memberikan obat secara langsung.

Dalam melalukan pelayanan kesehatan, antar puskesmas saling bekerja sama. Seperti wilayah Puskesmas Aia Gadang dibantu oleh Puskesmas Suka Menanti, Puskemas Lembah Binuang dan Puskemas Muaro Kiawai.

"Tidak tidak ingin masyarakat terlantar dalam segi kesehatan. Kehadiran tenaga medis merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang kesulitan dan membutuhkan sesuai arahan pimpinan," tegasnya.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026