Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkab Pasaman Barat optimalkan fungsi KSB untuk mitigasi bencana

Senin, 4 Mei 2026 17:59 WIB
Image Print
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat Zulkarnain saat memberikan sosialisasi tentang kebencanaan di SMP N 2 Luhak Nan Duo beberapa waktu lalu. ANTARA/Altas Maulana. (Optimalkan kelompok siaga bencana)

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat optimalkan fungsi kelompok siaga bencana (KSB) di nagari (desa) yang ada untuk melakukan mitigasi bencana kepada masyarakat agar selalu siap siaga menyikapi curah hujan yang tinggi saat ini.

"Saat ini dari 90 nagari baru 70 persen atau 63 nagari yang telah membentuk KSB. Sisanya terus kami tekankan kepada nagari agar segera membentuknya," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat Zulkarnain di Simpang Empat, Senin.

Menurutnya fungsi KSB di nagari sangat penting. Selain memberikan sosialisasi dan mitigasi tentang kebencanaan juga dapat berkoordinasi dengan pemerintah nagari dan BPBD apabila ada potensi banjir longsor dan bencana lainnya demi menjaga kesiapsiagaan menghadapi bencana

"KSB yang ada saat ini beranggotakan sebanyak 20 orang. Kelompok inilah nantinya menjadi garda terdepan terkait kebencanaan di nagari," harapnya.

Untuk mendukung KSB itu pihaknya menekankan kepada nagari agar menyiapkan anggaran untuk mitigasi bencana dan kesiapsiagaan bencana yang bisa terjadi kapan saja.

Sesuai Permendes 71 Tahun 2021, katanya, anggaran nagari dapat diberikan sebesar 3 persen dalam mitigasi bencana dan penanganan bencana skala lokal desa.

"Kita dari BPBD juga terus melaksanakan mitigasi kebencanaan kepada masyarakat yang berada di daerah rawan bencana," katanya.

Pihaknya juga selalu memantau Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang mana saat ini curah hujan yang cukup tinggi.

Informasi itu selalu dibagikan ke masyarakat melalui media sosial dan grup WhatsApp yang ada untuk kewaspadaan antisipasi bencana.

Pasaman Barat merupakan salah satu daerah rawan bencana di Sumbar mulai dari longsor, banjir dan abrasi pantai.

Daerah yang rawan banjir di Pasaman Barat berada di daerah pesisir dan sepanjang aliran sungai seperti Batang Batahan, Kampung Baru Kecamatan Ranah Batahan, Sungai Batang Saman Aia Gadang dan Kampung baru dan sekitarnya.

Lalu daerah Paraman Sawah dan sekitarnya di Kecamatan Lembah Melintang

Lalu daerah Rantau panjang dan sekitarnya di wilayah Sasak dan Maligi Kecamatan Sasak merupakan daerah rawan banjir juga.

Sedangkan daerah rawan longsor berada di Kecamatan Talamau dan Kecamatan Ranah Batahan.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026