Logo Header Antaranews Sumbar

Bulog Sumbar sebut stok minyak goreng dan gula cukup hingga Idul Adha

Jumat, 8 Mei 2026 14:18 WIB
Image Print
Warga mengambil beras dan minyak goreng bantuan pemerintah di Kota Padang, Sumatera Barat. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Kota Padang (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) menyebut stok minyak goreng dan gula pasir yang tersedia di gudang penyimpanan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang dan saat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Untuk kebutuhan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah stok Bulog mencukupi dan terkendali, kata Pemimpin Perum Bulog Wilayah Sumbar Darma Wijaya di Kota Padang, Jumat.

Darma menyebutkan saat ini Bulog sedang menunggu proses pengiriman minyak goreng ke gudang Bulog setempat sebanyak 94 ribu dus kemasan 12 liter. Sementara, untuk gula, instansi di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut menyimpan pasokan 200 hingga 300 ton.

"Jadi, kita sudah menyiapkan pasokan minyak goreng dan gula dalam rangka menghadapi hari besar keagamaan nasional khususnya Hari Raya Idul Adha," ujar dia.

Pada kesempatan itu, Darma turut menyampaikan jumlah ketersediaan beras yang kini tersedia di Gudang Bulog yakni mencapai 18 ribu ton. Jumlah ini diperkirakan mencukupi kebutuhan masyarakat selama empat hingga lima bulan ke depan.

Bahkan, dalam waktu dekat Bulog juga kembali mendapatkan tambahan pasokan beras sebanyak 20 ribu ton. Secara akumulasi jumlah tersebut diproyeksikan mencukupi kebutuhan beras di Ranah Minang hingga Maret 2027. Ketersediaan tiga bahan pangan itu sekaligus mencerminkan swasembada di Sumbar.

Sementara itu, anggota DPR asal Sumbar Andre Rosiade mengatakan akan terus mengawal program pemerintah termasuk ketahanan pangan yang terus diupayakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terutama di Sumbar.

Menurut dia, pasokan beras di Bulog Sumbar menjadi cerminan bahwa swasembada beras dan ketahanan pangan terjaga dengan baik. Dengan pasokan beras yang saat ini tersimpan di gudang, ia mengimbau masyarakat tidak panik di tengah adanya potensi El Nino yang diperkirakan berdampak pada sektor pertanian.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026