UNP pasang pompa air tenaga surya di Mushola Rabbayana Padang, dukung energi terbarukan

id Tim dosen Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), dari Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas Negeri Padang (UNP),Universitas Negeri Padang,Kota Pada

UNP pasang pompa air tenaga surya di Mushola Rabbayana Padang, dukung energi terbarukan

Padang (ANTARA) - Tim dosen Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), dari Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas Negeri Padang (UNP), melaksanakan kegiatan pengabdian berupa pemasangan instalasi pompa air bertenaga surya di Mushola Rabbayana, Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan akses air bersih berkelanjutan, bagi masyarakat dengan memanfaatkan energi terbarukan,” kata Ketua tim pengabdi, Ichwan Yelfianhar, S.T., M.Eng.Sc, di Padang, Rabu.

Ia menjelaskan pemanfaatan energi terbarukan di tengah masyarakat, masih tergolong minim dalam penerapan tepat guna.

Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat Prodi S1 Teknik Elektro, berupaya memfasilitasi penerapan teknologi tersebut, melalui kegiatan pemasangan instalasi pompa air bertenaga surya di Mushola Rabbayana.

“Kami ingin menghadirkan solusi berbasis teknologi yang tidak hanya menyelesaikan masalah air bersih, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat terhadap energi ramah lingkungan,” jelasnya.

Menurutnya pemanfaatan energi surya ini, nantinya juga bisa dikembangkan untuk kebutuhan listrik lain seperti penerangan.

Tim pengabdi terdiri dari dosen Ir. Krismadinata, S.T., M.T., Ph.D; yang juga merupakan Rektor UNP. Kemudian ada Hastuti, S.T., M.T.; Ricky Maulana, S.T., M.T.; Puji Nurrahmawati, S.Si, M.T.; dan Ilhami Putra, Amd.

Kegiatan PKM juga melibatkan dua mahasiswa Prodi S1 Teknik Elektro, Kaprian Alwi Fauzan dan Ahmad Romana Faqqi.

“Kedua mahasiswa tersebut, juga terlibat aktif dalam kegiatan ini sebagai bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),” sebutnya.

Ia menjelaskan tahapan kegiatan meliputi survei lokasi, perencanaan teknis, pengadaan alat, instalasi panel surya dan pompa air, pelatihan penggunaan sistem, hingga penyerahan sistem kepada pengurus Mushola.

Hingga awal Oktober 2025, seluruh tahapan utama telah selesai sesuai rencana, dan sistem telah berfungsi dengan baik.

“Pengujian dan penyempurnaan sistem masih dilakukan, untuk memastikan keandalan operasionalnya,” lanjutnya.

Ia menjelaskan pompa air yang dipasang menggunakan energi matahari sebagai sumber utama, sehingga tidak memerlukan pasokan listrik konvensional.

“Kondisi geografis Kota Padang yang memiliki intensitas sinar matahari tinggi, menjadikannya lokasi ideal untuk penerapan teknologi ini,” katanya.

Selain memberikan manfaat langsung berupa akses air bersih, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi masyarakat mengenai pelestarian lingkungan, dan pentingnya pemanfaatan energi terbarukan.

UNP berharap kegiatan ini dapat menjadi model kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis teknologi.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Melalui penerapan teknologi energi surya dan keterlibatan aktif masyarakat, kegiatan ini menunjukkan kontribusi nyata UNP dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.

Pewarta :
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.