Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menyiapkan anggaran sekitar Rp1 miliar untuk persiapan Sekolah Rakyat di daerah itu.
"Dana itu akan kita anggarkan pada APBD perubahan 2025 untuk memperlancar proses pembangunan Sekolah Rakyat di lahan 6,4 hektare di Padang Tujuh Kecamatan Pasaman," kata Penjabat Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail di Simpang Empat, Selasa.
Menurut dia anggaran itu akan digunakan untuk persiapan administrasi terkait Sekolah Rakyat.
Adapun yang akan disiapkan di antaranya dokumen land clearing atau pengolahan lahan, analisis dampak lalu lintas (andalalin), dokumen lingkungan, dan pemecahan sertifikat.
"Dokumen itu yang akan siapkan karena untuk pembangunan fisiknya dianggarkan dari pemerintah pusat," katanya.
Dia mengatakan lokasi untuk Sekolah Rakyat itu berada di Padang Tujuh Kecamatan Pasaman atau di belakang kantor Dinas Sosial depan Kantor Dinas Perhubungan.
Tim survei dari pemerintah pusat, katanya, telah turun ke lokasi sebanyak dua kali dari Satuan Kerja Prasarana Strategis Kementerian PU didampingi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pasaman Barat.
"Kita juga sedang minta rekomendasi dari Balai Irigasi karena dekat lokasi terkait batas sepadan," katanya.
Dia mengharapkan semua kelengkapan administrasinya dapat dengan cepat disiapkan agar pembangunan Sekolah Rakyat bisa dilakukan.
Dia menjelaskan, sesuai program Presiden Prabowo Subianto Sekolah Rakyat itu nantinya akan diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin yang masuk dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN), khususnya kelompok desil 1 dan 2.
"Sekolah itu gratis dan nantinya akan dilengkapi dengan asrama dan fasilitas umum lainnya," katanya.
