Jakarta, (Antara) - Produsen kakao dan cokelat dunia, Barry Callebaut, akan membangun pabrik di Indonesia senilai 33 juta dolar AS dalam upaya memenuhi permintaan pasar Asia yang sedang berkembang pesat. Pembangunan pabrik kakao di Makassar tersebut merupakan perusahaan patungan dengan P.T Comextra Majora, suatu perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan komoditi perkebunan dan eksportir kakao terkemuka Indonesia," ujar CEO Barry Callebaut, Juergen Steinemann dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu. Menurut dia, pabrik baru di Makassar akan membuka peluang besar untuk sumber kakao yang baru. Selain itu juga akan memperkokoh kehadiran manufaktur secara keseluruhan di kawasan Asia-Pasifik setelah mengakuisisi Petra Foods. "Kami juga menghadirkan struktur pabrik dan dukungan terbaik di kawasan ini di mana permintaan akan produk kakao dan cokelat bermutu tinggi sedang tumbuh pesat," tuturnya. Menurut dia, Barry Callebaut memiliki 60 persen saham, sedangkan P.T. Comextra Majora 40 persen dari perusahaan patungan P.T. Barry Callebaut Comextra Indonesia. "Pabrik kakao senilai 33 juta dolar di Makassar akan mempunyai kapasitas giling 30.000 ton," ujarnya. Ia menambahkan, perusahaan ingin memperkokoh kehadiran manufaktur, untuk lebih dekat ke pelanggan setelah mengakuisisi bisnis kakao dari Petra Foods di Singapura. "Perusahaan juga mempunyai empat pabrik kakao dan empat pabrik coklat lain di kawasan ini," katanya. Ia mengatakan, permintaan kakao di kawasan Asia ? Pasifik tumbuh pesat, karena itu sumber biji kakao harus tetap tersedia, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Asia. Permintaan akan produk kakao dan coklat bermutu tinggi meningkat, karena itu permintaan bubuk kakao di Asia akan tumbuh antara 5 hingga 9 persen setiap tahun di tahun-tahun mendatang. "Pertumbuhan volume coklat diramalkan juga meningkat 4-6 persen dalam periode yang sama ? jauh lebih tinggi dari rata rata masing masing pertumbuhan di bagian dunia lainnya," ujarnya. Menurut dia, Indonesia, yang menghasilkan 13 persen dari produksi total hasil panen kakao dunia, merupakan negara budi daya kakao ke tiga terbesar di dunia. "Lokasi pabrik baru di Makassar sangat ideal karena sebagian besar perkebunan kakao Indonesia berada di pulau Sulawesi, sehingga akan mengurangi biaya logistik," ujarnya. Sementara itu, CEO P.T. Comextra Indonesia dan Presiden Komisaris perusahaan patungan P.T. Barry Callebaut Comextra Indonesia, Jimmy Wisan, mengemukakan, pembangunan pabrik tersebut merupakan perluasan yang sudah sewajarnya dari hubungan bisnis tersebut. "Bisnis kami saling melengkapi dan kemitraan ini akan memanfaatkan kekuatan kedua perusahaan. Barry Callebaut akan bertanggung jawab atas aktifititas operasional dan akan membeli hasil produksi pabrik, sedangkan P.T. Comextra Majora akan memasok biji kakao ke pabrik baru ini berdasarkan suatu perjanjian pasokan jangka panjang," ujarnya. Ia menambahkan, mengamankan pasokan kakao yang lestari dari kawasan di luar Afrika Barat, karena itu Barry Callebaut bertekad menjaga dan berkontribusi terhadap rantai pasokan kakao yang lestari. "Perusahaan kakao dan cokelat di dunia yang berbasis di Zurich tersebut akan memperluas cakupan aktivitas pelestariannya ke Indonesia. Perusahaan telah mulai menggulirkan prakarsa pelestarian secara global "Cocoa Horizons" di kawasan ini," ucapnya. Barry Callebaut, lanjut dia, juga telah mendirikan Combat Grakindo Foundation bersama P.T. Comextra Majora pada 2012, suatu prakarsa lestari lokal bersama untuk memberi pelatihan bagi petani kakao di Sulawesi Tengah. Selain itu juga anggota Cocoa Sustainability Partnership (CSP), suatu forum publik-swasta yang didirikan pada 2006 untuk pemangku kepentingan yang secara aktif berkiprah dalam prakarsa pengembangan kakao di Indonesia. P.T. Comextra Majora, eksportir biji kakao dan biji mede termemuka dari Sulawesi, suatu perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan komoditi perkebunan dan eksportir kakao terkemuka di Indonesia, yang juga merupakan mitra bisnis lama Barry Callebaut. (*/sun)
Berita Terkait
Manajemen Persib pastikan mantan bek PSG Kurzawa telah tiba di Bandung
Jumat, 23 Januari 2026 15:10 Wib
Pidato Prabowo di WEF tegaskan posisi RI mitra stabil dan inklusif
Jumat, 23 Januari 2026 14:41 Wib
Buriram United resmi lepas Shayne Pattynama, menuju Persija?
Jumat, 23 Januari 2026 14:29 Wib
Banjir Jakarta meluas lagi, kini 143 RT masih terendam
Jumat, 23 Januari 2026 13:59 Wib
Dukung pembangunan flyover, Pj Sekda Padang bahas pembebasan lahan Sitinjau Lauik
Jumat, 23 Januari 2026 13:56 Wib
Kemensos umumkan BLT dan bansos PKH mulai disalurkan Februari
Jumat, 23 Januari 2026 13:07 Wib
Realisasi PAD Pariaman dari sektor pariwisata 2025 naik jadi Rp861 juta
Jumat, 23 Januari 2026 13:00 Wib
PT HK bantu penyediaan air bersih di hunian sementara Palembayan Agam
Jumat, 23 Januari 2026 12:58 Wib
