Inisiasi Program Perkemahan Matematika di Kawasan Wisata Bukit Nobita

id bukit nobita, berita padang Oleh Mahdhivan Syafwan

Inisiasi Program Perkemahan Matematika di Kawasan Wisata Bukit Nobita

Sejumlah pengunjung menikmati panorama kota dari Bukit Nobita di Kampung Jua, Padang, Sumatera Barat. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/wsj.

Padang (ANTARA) - Kawasan Wisata Bukit Nobita merupakan salah satu kampung tematik di Kota Padang yang dikelola sebagai desa binaan oleh Fakultas MIPA Universitas Andalas melalui Program Pengabdian Terintegrasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Membangun Desa. Program yang diinisiasi oleh FMIPA Unand ini berfokus pada pengembangan kawasan wisata Bukit Nobita sebagai destinasi wisata berbasis edukasi sains.

Sejak Juli 2022, telah banyak dilakukan kegiatan-kegiatan yang menunjang tema destinasi wisata tersebut dan kegiatan-kegiatan lain dalam rangka pemberdayaan potensi ekonomi masyarakat sekitar. Seluruh Prodi di FMIPA Unand berkontribusi dalam program ini sesuai kepakaran dan kekhasan yang dimiliki oleh staf dosen di masing-masing Prodi.

Salah satu yang akan dikembangkan dari Prodi Matematika adalah inisiasi program Perkemahan Matematika (Math Camp) yang diusulkan sebagai salah satu wahana edukasi sains di Bukit Nobita. Dalam hal ini, perancangan program math camp disusun oleh mahasiswa MBKM dalam bentuk modul di bawah bimbingan dosen pendamping. Dalam modul tersebut tertuang berbagai aktivitas matematika sederhana yang disajikan dalam bentuk yang menarik melalui permainan dan eksperimen di alam. Penyusunan modul juga mempertimbangkan jenjang pendidikan serta materi pelajaran matematika berdasarkan kurikulum yang berlaku di sekolah.

Perkemahan matematika sendiri pada dasarnya merupakan kegiatan belajar matematika di luar kelas yang mengkombinasikan matematika dengan aktivitas sederhana, seperti bermain, bergerak aktif dan eksperimen. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar bahwa mempelajari matematika tidak hanya terbatas pada pembelajaran formal di dalam kelas, namun dapat dilakukan dengan kegiatan yang menyenangkan di luar kelas. Pada math camp pelajar juga disuguhkan eksperimen sederhana untuk memberikan pemahaman bahwa matematika merupakan ilmu yang berguna dalam kehidupan. Tujuan akhirnya berfokus pada perubahan pandangan negatif pelajar terhadap pelajaran matematika itu sendiri. Meski dinamakan perkemahan, kegiatan ini tidak harus dilaksanakan dengan cara berkemah. Math camp juga dapat dilaksanakan setengah hari dalam berbagai bentuk kegiatan bertemakan matematika.

Ikuti Survei Kesadaran Merek ANTARA: Klik Disini

Kegiatan perkemahan matematika sudah banyak dilakukan di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, bahkan Malaysia. Perkemahan matematika terbesar diadakan oleh Mathematics Foundation of America yang mengundang seluruh pelajar sekolah tingkat menengah yang ada di Amerika dan Kanada. Menariknya di Amerika dan Kanada, kegiatan ini diadakan setiap libur semester sejak 1991 dan dijadikan sebagai media evaluasi pelajaran di sekolah. Di Malaysia, perkemahan matematika menjadi salah satu program rutin yang dikembangkan oleh Persatuan Sains Matematik Malaysia (PERSAMA), sebuah organisasi profesi di Malaysia yang beranggotakan para matematikawan dan pendidik matematika.

Perkembangan perkemahan matematika di berbagai belahan dunia menunjukkan bahwasanya kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif dan memiliki manfaat dalam upaya pengembangan minat dan perubahan perspektif pelajar dalam mempelajari matematika.

Sebagai langkah awal dalam merealisasikan program perkemahan matematika di Bukit Nobita dan sekaligus untuk menguji coba modul yang sudah dikonsep, sebanyak 17 pelajar tingkat SMP dan SMA yang tinggal di Kelurahan Kampung Jua diajak mengikuti program edukasi dan permainan matematika di Kantor Lurah pada hari Rabu 21 Desember 2022. Pertama para peserta disuguhi dengan pemutaran video motivasi yang bertema “The Wonderful of Mathematics”. Selanjutnya melalui permainan harta karun, peserta dibagi dalam beberapa kelompok untuk kemudian mengikuti tiga jenis permainan berikutnya, yaitu permainan ular tangga, permainan uno matematika, dan math-domino.

Kegiatan edukasi dan permainan matematika di Kantor Lurah tersebut dipandu oleh mahasiswa peserta program MBKM dari Prodi Matematika, yaitu Fathya Rabiatunisa dan Kiky Meliya. Masing-masing mereka dibimbing oleh Dr. Mahdhivan Syafwan dan Dr. Admi Nazra yang merupakan staf dosen di Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Unand. Untuk kegiatan lanjutan, para pelajar akan diajak ke Bukit Nobita untuk melakukan berbagai aktivitas dan eksperimen matematika sederhana di alam terbuka, seperti senamatika (senam dengan gerakan meniru persamaan matematika), senimatika (eksplorasi matematika melalui aktivitas seni), proyek matematika dalam bentuk eksperimen di alam, dan pertunjukan matematika. Pemilihan lokasi Bukit Nobita sangat cocok dalam mendukung program perkemahan matematika ini. Para pengunjung terutama anak-anak dan kalangan pelajar nantinya dapat belajar sambil bermain di alam terbuka sembari menikmati keindahan panorama Kota Padang dari ketinggian.

Di samping untuk pengembangan wahana edukasi sains, program perkemahan matematika di Bukit Nobita ini tentunya juga dapat menjadi ajang promosi sains yang mampu menumbuhkan apresiasi dan minat para pelajar terhadap sains. Wahana-wahana wisata dengan tema edukasi sains seperti ini sudah saatnya dikembangkan secara serius, sehingga turut andil dalam pengembangan ekosistem pendidikan di negara kita. Berdasarkan kajian yang dilakukan Beh Kian Lim, seorang pakar pendidikan dari UiTM Malaysia, destinasi wisata bertemakan sains akan mampu membangkitkan motivasi dan membentuk persepsi positif pelajar terhadap sains, karena pelajar tidak hanya merasakan pembelajaran yang bermakna, tetapi juga mendapatkan pengalaman pembelajaran yang menyenangkan.

Penulis merupakan Dosen Matematika FMIPA Universitas Andalas