Pariaman, Sumbar, (Antara) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia akan membangun satu unit sekolah baru tingkat SMA di Kota Pariaman, Sumatera Barat.Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Kanderi, di Pariaman, Jumat, mengatakan pembangunan sekolah baru itu dilakukan guna memenuhi permintaan bersekolah calon-calon siswa baru dari Pariaman dan sekitarnya, serta sekaligus upaya pemerintah daerah setempat dalam meningkatkan layanan pendidikan."Permintaan bersekolah tidak hanya datang dari kota ini. Pariaman sudah berkembang setiap tahunnya, sudah banyak lulusan-lulusan SMP dari luar Pariaman yang ingin bersekolah di sini," katanya.Kanderi menjelaskan, rencana pembangunan sekolah baru yang dialokasikan dari dana APBN itu sudah dalam tahap pembangunan pondasi dan ditargetkan selesai secara bertahap dalam tahun ini."Sehingga pada pertengahan tahun ajaran baru 2013/2014 mendatang sudah bisa ditempati," ujarnya.Menurut Kanderi, pada pembangunan tahap awal, akan dibangun 3 unit ruang kelas, 1 unit laboratorium, dan 1 unit ruang kantor untuk kepala sekolah dan guru, serta beberapa toilet."Sedangkan, untuk anggaran mencapai Rp1,46 miliar, dan dibangun di atas lahan seluas sekitar 1 hektare di Desa Sungai Rambai, Kecamatan Pariaman Utara," katanya.Selanjutnya, adapun nama sekolah yang akan dibangun tersebut adalah SMA Negeri 6 Kota Pariaman, tambah dia."Dengan akan dibangunnya satu unit sekolah baru itu maka jumlah total sekolah tingkat atas di Pariaman menjadi 16 sekolah, yang terdiri dari 6 SMA negeri, 1 SMA swasta, 1 MA negeri, 1 MA swasta, 4 SMK negeri, dan 3 SMK swasta," paparnya. Keenambelas sekolah itu, lanjut Kanderi, diharapkan bisa menampung sekitar 2 ribu lebih calon siswa baru lulusan SMP di kota itu setiap tahunnya.Berdasarkan data Disdikpora setempat, jumlah total SMP di kota itu adalah sebanyak 18 sekolah, yang terdiri dari 9 SMP negeri, 2 SMP swasta, 4 MTs negeri, dan 3 MTs swasta.Sementara itu, meski pembangunan fisik SMAN 6 Kota Pariaman baru akan dilakukan tahun ini, namun sekitar 200 siswa sudah terdaftar dan sedang mendaftar sebagai siswa di SMA tersebut."Sekolahnya memang masih dalam pondasi, namun telah ada 128 siswa yang terdaftar di kelas XI SMAN 6 dan sekitar seratusan untuk calon siswa baru," kata Kanderi.Dijelaskannya, berdasarkan kebijakan Disdikpora setempat sejumlah siswa SMAN 6 Pariaman itu diizinkan untuk memakai ruang kelas SMAN 2 Pariaman pada sore hari."Mereka hanya menumpang sementara, termasuk 6 guru mereka. Mudah-mudahan pertengahan tahun ajaran baru nanti sudah bisa menempati gedung sekolah sendiri," lanjut Kanderi. Sementara itu, pembangunan satu unit sekolah baru tersebut juga berdekatan dengan waktu pengerjaan renovasi 14 sekolah lain di kota itu, di mana 4 sekolah di antaranya adalah renovasi sekolah tingkat SMA, yakni SMAN 5, SMAN 3, SMKN 4, dan SMKN 3 Kota Pariaman. (**/naa)
Berita Terkait
Pidato di WEF, Prabowo ungkap rencana bangun 10 ribu desa nelayan
Jumat, 23 Januari 2026 5:04 Wib
Perempuan bangun desa
Sabtu, 17 Januari 2026 12:23 Wib
TNI selesai bangun jembatan armco di Malalak, akses kembali normal
Jumat, 16 Januari 2026 20:48 Wib
Brimob Jambi bangun jembatan darurat di Agam
Kamis, 15 Januari 2026 16:09 Wib
Pemkot Padang minta BWS segera bangun cekdam antisipasi banjir susulan
Senin, 5 Januari 2026 16:00 Wib
Jelang hari jadi Pasbar ke-22, Bupati dan Wakil Bupati pimpin ziarah ke makam tokoh yang berjasa bangun daerah
Sabtu, 3 Januari 2026 18:33 Wib
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
Selasa, 30 Desember 2025 16:34 Wib
15 batalyon TNI dikirim ke Sumatera percepat bangun jembatan dan hunian
Senin, 29 Desember 2025 12:04 Wib
