Setelah dicari selama 19 jam, jasad Warta akhirnya ditemukan

id korban tenggelam,dharmasraya

Setelah dicari selama 19 jam, jasad Warta akhirnya ditemukan

Tim gabungan bersama warga mengevakuasi korban hanyut Sungai Batang Timpeh, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, Sumbar, Selasa (4/8). (ANTARA/Dok BPBD)

Pulau Punjung, (ANTARA) - Seorang warga Jorong Suka Mulya Tinggi Nagari (Desa Adat) Tabek, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Warta (58) yang dilaporkan hanyut di Sungai Batang Timpeh pada Senin (3/8) ditemukan meninggal dunia pada Selasa sekitar pukul 09.41 WIB.

"Pencarian korban memakan waktu sekitar 19 jam," Kepala BPBD Dharmasraya Eldison, di Pulau Punjung, Selasa.

Ia mengatakan berkat kerjasama tim gabungan beserta masyarakat pencarian akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukan jasad korban dalam keadaan utuh.

Ia menjelaskan sebelumnya korban dilaporkan pergi mencari ikan di Sungai Batang Timpeh Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh pada Senin (3/8) sekitar pukul 14.00.

BPBD Kabupaten Dharmasraya baru mendapat informasi sekitar pukul 21.00 WIB terkait dugaan hilangnya korban karena tidak kunjung pulang kerumahnya, kata dia

Ia mengatakan setelah itu tim langsung menuju lokasi dan melakukan pencarian di sepanjang pinggiran sungai diduga lokasi korban hanyut, kata dia.

Ia menjelaskan karena belum membuahkan hasil upaya pencarian korban dihentikan pada Senin (03/08) dinihari, karena terbatasnya jarak pandang tim pencari dan diputuskan untuk melanjutkan upaya pencarian korban pada Selasa Pagi.

"Setelah pencarian diteruskan akhirnya korban ditemukan pagi ini sekitar pukul 09.41 WIB dan saat ini sudah dilakukan evakuasi untuk dikembalikan ke pihak keluarga agar dimakamkan secara layak," jelasnya

Sementara, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Nagari Tabek Sertu Hermanto, menambahkan sebelum ditemukan petugas gabungan melihat sepeda motor korban dibelakang rumah salah seorang warga yang berada cukup dekat dengan aliran sungai.

"Berbekal petunjuk seadanya petugas menyusuri sungai tersebut untuk mencari tanda-tanda keberadaan korban," ujar dia.

Ia menambahkan proses pencarian dan evakuasi korban sempat menarik perhatian warga untuk mengetahui secara langsung peristiwa tersebut.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar