Apkasindo : Harga TBS kebun rakyat membaik pascalebaran

id Sawit, tbs

Apkasindo : Harga TBS kebun rakyat membaik pascalebaran

Tanda Buah Segar (TBS) Kepala sawit yang menjadi primadona petani bidang perkebunan.(ANTARA/HO)

Painan (ANTARA) - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mencatat harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit produksi kebun rakyat di daerah setempat terus membaik usai Lebaran 2020.

"Harga TBS secara terus naik hingga saat ini menjadi Rp1.090 per kilogram," kata Ketua Apkasindo Pesisir Selatan, Afrizal Kirun di Painan, Minggu.

Hanya saja ungkapnya, harga tersebut merupakan harga sesampainya TBS di pabrik pengolahan, dan di tingkat petani bisa lebih rendah tergantung jarak lokasi dengan pabrik.

"Harga TBS di tingkat petani bisa Rp900 per kilogram atau lebih rendah, tergantung berbagai pertimbangan pedagang pengumpul seperti biaya yang dikeluarkan dari lokasi ke pabrik dan lain sebagainya," katanya.

Kenaikan harga tbs mulai terjadi sejak 28 Mei 2020 dengan kenaikan per hari sekitar Rp50 hingga Rp80 per kilogram hingga akhirnya menjadi Rp1.090 per kilogram.

Namun dibanding harga TBS kelapa sawit produksi kebun plasma dengan umur 10 sampai 20 tahun, harga tersebut masih jauh lebih rendah karena tbs dari kebun plasma ditetapkan per kilogramnya mencapai Rp1.472.

"Harga TBS produksi kebun plasma berlaku periode 16 sampai 31 Mei 2020, dan selanjutnya kembali akan ditetapkan," katanya lagi.

Ia menjelaskan saat ini pihaknya tengah memperjuangkan agar penetapan harga TBS produksi kebun rakyat juga dilakukan dengan skema penetapan harga TBS kelapa sawit produksi kebun plasma dengan melibatkan perwakilan petani, pabrik pengolahan kelapa sawit dan pemerintah.

Dengan begitu maka naik turunnya harga TBS produksi kebun rakyat tidak lagi ditentukan sepihak oleh pabrik pengolahan kelapa sawit seperti saat ini yang cenderung merugikan petani.

"Saat ini harga TBS produksi kebun rakyat cenderung tidak berpihak pada petani, karena biasanya jika ekspor minyak kelapa sawit melejit maka kenaikan harga akan perlahan dirasakan oleh petani, namun sebaliknya jika anjlok maka dengan cepat dirasakan," sebutnya.

Dari catatannya luas kebun kelapa sawit rakyat di daerah setempat mencapai 90 ribu hektare dan tersebar di 10 kecamatan seperti Sutera, Lengayang, Ranah Pesisir, Linggo Sari Baganti, Air Pura, Pancung Soal, Ranah Ampek Hulu Tapan, Basa IV Balai Tapan, Lunang dan Silaut.***1***

Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar