Tertular di Payakumbuh, warga Manggilang Limapuluh Kota positif COVID-19

id berita limapuluhkota, berita sumbar, pasien covid 19 di limapuluh kota

Tertular di Payakumbuh, warga Manggilang Limapuluh Kota positif COVID-19

Tangkapan layar video conference yang dilakukan Pemkab Limapuluh Kota. (Antara/Akmal Saputra)

Sarilamak, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat mengumumkan kasus pertama positif Corona Virus Disease (COVID-19) di daerah tersebut yang terjangkit dari pasien positif di Kota Payakumbuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota Tien Septino di Sarilamak, Sabtu, mengatakan pasien positif sehari-hari bekerja di salah satu toko yang dimiliki oleh pasien positif COVID-19 di Payakumbuh.

"Pasien positif kita berinisial Y yang berumur 59 tahun asal Nagari Manggilang. Sehari-hari dia bekerja di toko milik pasien positif di Payakumbuh berinisial D," kata dia didampingi Kepala BPBD Jhoni Amir dan Kabag Humas Hendra.

Ia mengatakan pasien positif ini diambil spesimen pada Selasa (5/5) yang hasilnya telah keluar pada Jumat (8/5) malam. Namun, pihaknya baru dapat mengumumkan pada Sabtu (9/5) menyusul surat dari Laboratorium Unand.

"Pada Selasa itu ada 23 sampel yang kita kirimkan dan satu orang diantaranya positif. Dan ada satu orang lagi yang akan dilakukan pengecekan ulang," kata dia.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga telah mengirim 12 sampel yang dikirim pada Jumat (9/5) yang diperkirakan hasilnya akan keluar pada Minggu (10/5).

"Biasanya butuh tiga hari untuk hasilnya keluar, mengingat banyaknya sampel yang dikirimkan ke laboratorium tersebut," ujarnya.

Selain itu, dari hasil pelacakan kontak pasien positif tersebut, pihaknya juga akan mengirimkan 20 spesimen lainnya yang terdiri dari enam orang keluarga inti.

"Rencananya besok (Minggu) akan kita lakukan uji swab untuk 20 orang yang kontak dengan pasien positif. Kami juga akan terus melacak orang yang kontak," kata dia.

Terpisah, Bupati Kabupaten Limapuluh Kota Irfendi Arbi mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi seluruh imbauan dari pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Kita dari tim gugus tugas percepatan penangan COVID-19 terus bekerja. Apalagi tenaga kesehatan kita yang ada di setiap puskesmas terus mendata apapun perkembangan yang ada di daerahnya,"

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar