Pesisir Selatan minta Gubernur bebaskan uang komite sekolah

id uang komite sekolah,dampak covid-19,pesisir selatan

Pesisir Selatan minta Gubernur bebaskan uang komite sekolah

Anaria Mendrofa (16) pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Gunungsitol mengaku terpaksa meminta sumbangan agar dapat membayar uang komite yang dibebankan sekolah. (Antara Sumut/Irwanto)

​​​​​​​Painan  (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan meminta pembayaran uang komite dan iuran lainnya dibebaskan terhadap siswa SMA/SMK sederajat di daerah itu ke Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno.

"Permintaan disampaikan Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni ke gubernur melalui surat Nomor : 420/581/Disdikbud-Ps/2020 tanggal 3 April 2020," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan, Suhendri, di Painan, Jumat.

Hal tersebut dilaksanakan karena berbagai pertimbangan salah satunya ialah terkait melemahnya perekonomian masyarakat akibat wabah virus Corona jenis baru atau COVID-19.

"Dengan situasi saat ini kebijakan gubernur membebaskan siswa dari pembayaran uang komite dan iuran lainnya sangat diharapkan," sebutnya.

Ia menjelaskan setiap bulannya setiap siswa SMA/SMK dan sederajat membayar uang komite kisaran Rp50 ribu sampai Rp75 ribu.

"Kami berharap usulan bupati kepada gubernur untuk pembebasan uang komite dan iuran lainnya dapat dikabulkan," ujarnya.

Terkait wabah COVID-19 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat memperpanjang masa pembelajaran di rumah hingga 16 April 2020.

Perpanjangan masa belajar di rumah disampaikan melalui edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 420/558/DPK-Sekretariat.01/2020.

Masa libur tersebut bisa diperpanjang kembali sesuai dengan perkembangan penyebaran virus COVID-19 di tanah air.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar