Seseorang mengaku petugas medis memborong masker di Limapuluh Kota

id masker langka,polres payakumbuh,masker di payakumbuh langka

Seseorang mengaku petugas medis memborong masker di Limapuluh Kota

Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota AKP Anton Luther didampingi KBO Kasat Reskrim Iptu Armi Ariosa. (ANTARA/Akmal Saputra)

​​​​​​​Sarilamak (ANTARA) - Salah satu pemilik apotek di daerah Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat menyebutkan masker di apoteknya sudah habis diborong semenjak sebulan yang lalu.

"Jauh sebelum ada isu corona ini, sudah ada yang membeli 80 kotak stok masker kami. Jadi memang sudah lama, bukan dalam waktu dekat ini," kata Febri Nanda di Sarilamak, Rabu.

Ia mengatakan saat membeli si pembeli mengaku sebagai salah satu petugas medis dan membutuhkan masker. Karena mengaku petugas medis, dirinya mau menjual dengan harapan masker ada di pihak agen.

"Tapi saat membeli kembali kepada agen, ternyata stok masker juga tidak ada lagi. Sampai sekarang saya tak punya stok masker lagi," sebutnya.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota AKP Anton Luther mengatakan sesuai dengan arahan dari Polri, pihaknya akan melakukan pengawasan kepada toko-toko yang menjual masker.

"Kalau ditemukan ada yang dengan sengaja menimbun masker untuk kepentingannya, pasti akan kita tindak dengan tegas," ujarnya.

Untuk itu, AKP Anton meminta pedagang untuk tidak memanfaatkan situasi dan menjual dengan harga yang tidak sesuai dengan harga normal.

"Sampai saat ini memang belum kita temukan ada penimbunan, tapi kita akan terus selidiki," sebutnya.

Sebelumnya, salah seorang masyarakat, Didi (34) menyebutkan semenjak Senin (2/3) malam dirinya belum mendapatkan masker yang dapat dibeli meski sudah mencari ke beberapa toko yang biasanya menjual masker.

"Sudah banyak toko dan apotek yang saya cari, tapi sampai saat ini memang tidak ada yang didapatkan," sebutnya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar