Sutan Riska kenang perjuangan Pj Bupati Dharmasraya Pertama Ahmad Munawar

id Sutan Riska Tuanku Kerajaan,berita Dharmasraya,berita sumbar

Sutan Riska kenang perjuangan Pj Bupati Dharmasraya Pertama Ahmad Munawar

Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyampaikan sambutan dalam anjangsana di pusara makam Pj Bupati Dharmasraya Ahmad Munawar, Senin (6/1). (ANTARASUMBAR/Ilka Jensen)

Pulau Punjung, (ANTARA) - Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengenang perjuangan Penjabat Bupati Dharmasraya pertama 2004-2005, Ahmad Munawar saat lakukan anjangsana makam Almarhumdi Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru.

Ia di Pulau Punjung, Senin, mengatakan bukan tugas yang ringan bagi seorang pemimpin menjalankan roda pemerintahan dalam kondisi sarana dan prasarana yang sangat terbatas.

"Saya dapat membayangkan betapa berat beliau berjuang untuk menjalankan tugas dengan sarana dan prasarana yang terbatas," kenang Sutan Riska.

Maka dari itu, bupati termuda di Indonesia itu mengajak seluruh aparatur sipil negara bersama masyarakat dapat mewarisi semangat, pengabdian dan dedikasi almarhum untuk menyukseskan pembangunan di Kabupaten Dharmasraya.

"Bagaimana semangat beliau dulu, mari kita warisi untuk memajukan Dharmasraya," kata bupati.

Istri almarhum Ahmda Munawar, Ny. Nurhayati Chan mengapresiasi Pemkab Dharmasraya yang konsisten melaksanakan anjangsana ke pusara almarhum setiap memperingati hari jadi Kabupaten Dharmasraya.

"Paling tidak ada 100 undangan yang datang dalam acara ini dan memanjatkan doa buat almarhum suami saya. Semoga ini membantunya menuju ke tempat paling akhir," katanya.

Satu hari jelang hari jadi Kabupaten Dharmasraya ke-16 pada 7 Januari 2020, jajaran Pemerintah Kabupaten rutin melaksanakan anjangsana ke makam almarhum.

Selain bupati tampak hadir Wakil Bupati Amrizal Dt. Rajo Medan, Kapolres AKBP Imran Amir, Kajari Hari Wahyudi, Ketua DPRD Pariyanto, Wakil Ketua Beni Ridwan, Sekda Adlisman, Ketua LKAAM H. Abdul Haris Tuanku Sati, Ketua PWI Dharmasraya Syafri Piliang, para kepala OPD dan camat. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar