Sumbar sepakati tiga perda di bidang pangan, energi dan persandian

id Sumbar, energi, perda cadangan pangan

Sumbar sepakati tiga perda di bidang pangan, energi dan persandian

Suasana sidang paripurna di Gedung DPRD Sumbar pada Jumat (ANTARA/ Mario Sofia Nasution)

Padang, (ANTARA) - Pemerintah Provinsi bersama DPRD Sumatera Barat menyepakati tiga rancangan peraturan daerah menjadi peraturan daerah (perda) di bidang pangan, energi dan persandian dalam rapat paripurna pada Jumat.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit di Padang, Jumat mengatakan ketiga perda ini tentunya akan menjadi landasan bagi pemerintah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

"Ranperda ini sejak diusulkan telah dibahas bersama hingga tahap fasilitasi kemendagri telah dilaksanakan dan hasilnya kita sepakati bersama," katanya.

Ia mencontohkan ranperda tentang penyelenggaraan persandian untuk pengamanan informasi.

Menurut dia perkembangan teknologi harus disiapkan untuk meminimalkan dampak negatif teknologi.

Terutama dalam menjaga kerahasiaan perlu dilakukan pengaman.

Pembangunan bidang persandian akan menopang stabilitas keamanan nasional

dan melindungi informasi publik melalui persandian

"Perda ini dapat meminimalkan dampak negatif kebocoran data dan efisiensi tugas pemerintah," katanya.

Sementara itu ranperda cadangan energi akan menjadi landasan dalam mempersiapkan energi di masa mendatang.

"Pengelolaan energi harus tersistem dan ketika terjadi krisis dapat antisipasi untuk memenuhi kebutuhan energi," katanya.

Kemudian untuk perda ketahanan pangan, pemerintah daerah harus menyiapkan cadangan pangan khusus untuk masyarakat yang mengalami krisis pangan akibat bencana alam dan konflik sosial

"Cadangan pangan harus dikelola dengan baik dan kita minta OPD dapat menyiapkan regulasi tindaklanjut dari ketiga perda ini," katanya.

Ketua DPRD Sumatera Barat Supardi mengatakan dengan disepakati tiga ranperda ini menjadi perda pihaknya berharap pemprov segera mengundangkan dalam lembaran daerah.

"Perda ini harus dibuat peraturan pelaksanaannya sehingga bermanfaat bagi masyarakat," kayanya.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar