Wartawan TV Barbara Walters Pensiun Pada 2014

id Wartawan TV Barbara Walters Pensiun Pada 2014

Los Angeles, (Antara/Reuters) - Wartawan perintis Barbara Walters, wanita pertama yang menjadi pemandu program berita malam Amerika Serikat, berencana untuk pensiun pada Mei 2014 setelah lebih dari lima dasawarsa sebagai figur menonjol di televisi AS, kata satu sumber yang akrab dengan rencana dia, Kamis. Walters (83 tahun) diperkirakan mengumumkan pensiun untukpemirsa dirinya dalam beberapa pekan mendatang, kata sumber itu. "Itu adalah keputusannya yang sangat dihargai. Saya pikir yang terbaik dia akan menjelaskannya sendiri," kata sumber itu kepada Reuters. ABC akan menyiarkan serangkaian acara spesial dan penghargaan untuk Walters dalam beberapa pekan sebelum dia keluar dari tugasnya, kata sumber tersebut menambahkan. Tetapi sejaih ini pihak eksekutif ABC News masih menolak untuk berkomentar. Walters, penggagas dan host bagi acara bincang-bincang untuk semua wanita di ABC "The View," menjalani operasi jantung terbuka pada tahun 2010. Dia pingsan, terpukul kepalanya dan menderita gegar otak padaJanuari, dan kemudian didiagnosis dengan cacar air, menyebabkan diaabsen lebih dari sebulan lamanya. Walters paling dikenal sebagai salah satu pewawancara peringkat atas di televisi AS, termasuk berbagai pemimpin dunia sebagai subyek,termasuk Presiden Kuba Fidel Castro, PM Inggris Margaret Thatcher, Presiden Irak Saddam Hussein dan setiap presiden AS sejak RichardNixon. Dia memulai dalam jurnalisme televisi pada tahun 1961 sebagaiseorang penulis di NBC "Today," satu show yang kemudian akan menjadikannya sebagai wanita pertama sebagai pemandu acara. Pada 1976, ia menjadi wanita pertama yang menjadi co-anchor satu siaran berita malam televisi di jaringan AS "ABC Evening News." Walters juga bekerja sebagai produser dan host majalah berita ABC "20/20" dan sebagai koresponden untuk ABC News. (*/sun)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.