Pelantikan pejabat eselon II di Pasaman, besar-besaran mutasi

id Mutasi,Rotasi,ASN dilantik

Pelantikan pejabat eselon II Kabupaten Pasaman oleh Bupati Yusuf Lubis. (Ist)

Lubuksikaping (ANTARA) - Pejabat eselon II Pasaman dilantik, besar-besaran

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis memutasi sejumlah pejabat eselon II di lingkungan kerja Pemerintah Kabupaten Pasaman termasuk besar-besaran.

Dalam pelantikan besar-besaran ini, ada 13 pejabat eselon II yang mengalami rotasi jabatan, berlangsung di Gedung Syamsiar Thaib, Lubuksikaping, Jumat.

Sementara enam pejabat lainnya, harus rela kehilangan jabatannya alias non job. Dua pejabat akibat evaluasi kinerja, empat pejabat memasuki masa pensiun.

Nama pejabat nonjob antara lain, Maspet Kennedy, sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPBD, Silvia Evayanti, Kepala Dinas LHPRKP, Edison Kepala Dinas Perdaginnaker. Terakhir, Yosvarman dan Hermanto, sebelumnya Staf Ahli Bupati.

Namun, pelantikan kali ini menjadi tanda tanya bagi masyarakat banyak. Sebab, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tercatat masih dijabat oleh seorang pejabat pelaksana tugas (Plt).

Sebut saja, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, Dinas PUTR, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bappeda, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata dan lainnya. Otomatis posisi kepala di OPD itu dijabat oleh Sektretaris sebagai Plt.

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis beralasan, mutasi para pejabat eselon II tersebut berdasarkan hasil evaluasi jabatan bagi pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab tersebut.

"Sebelumnya, kita sudah meminta rekomendasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta. Semua tahapan sudah dilalui, tidak ada yang diabaikan," katanya.

Pelantikan pejabat tersebut ke dalam jabatan tertentu membawa angin segar dan suasana baru bagi para ASN ditempat ia ditugaskan.

"Saya percaya para pejabat di posisi baru akan melaksanakan tugas dan bertanggung jawab," ujarnya

Sejumlah pesan khusus tak lupa disampaikan oleh Bupati Pasaman kepada pejabat yang baru dilantik. Diantaranya, mempercepat realisasi anggaran 2019, menyegerakan proses lelang.

"Saya menaruh keyakinan, jika semua aparatur bergerak dengan cepat, maka realisasi anggaran 2019 akan berjalan dengan baik," ujarnya.

Ia juga berpesan, pejabat dapat menjaga integritas, loyalitas, disiplin dan berkomitmen dalam menjalankan segala tugas dan tanggung jawab. Sensitif dan responsif terhadap tantangan dan permasalahan, visioner, kreatif, inovatif.

"Yang penting, mampu menciptakan suasana kerja yang kondusif, efektif, efisien dan produktif. Sehingga permasalahan yang dihadapi, mendapat jalan keluar," katanya.

Sementara, Kepala BKPSDM Pasaman, Anasrullah mengatakan, menegaskan pengangkatan PNS dalam jabatan eselon II b itu berdasarkan hasil evaluasi. Itu berdasarkan Keputusan Bupati Nomor: 821.22/23/BKPSDM-2019," katanya.

"Untuk pak Hermanto, Yosvarman, Edison, Dalisman akan memasuki masa pensiun per 1 Juni nanti. Sementara pak Maspet dan Ibu Eva, berdasarkan evaluasi kinerja," katanya.

Berikut nama-nama pejabat eselon II yang dilantik, Yasri Uripsyah, jabatan sebelumnya Kadis PUTR, kini Staf Ahli bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan.

Asari, jabatan baru Staf Ahli Bupati Hukum, Politik, Pemerintahan sebelumnya, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan. Yuspi, jabatan baru Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesra, sebelumnya, Kadis Pangan.

Mulyatmin, jabatan baru Asisten Pemerintahan, sebelumnya Kepala Bakeuda. M.N Susilo, jabatan baru Kadis Perdaginnaker, sebelumnya, Asisten Perek Kesra.

Syafrialis, Kadis Pangan, yang sebelumnya Kadis Perikanan.

Yusnimar, Kadis PMTSP, sebelumnya Kadis Pengendalian Penduduk dan KB.

Hasiholan Hutagalung, Kadis Pemberdayaan Masyarakat, sebelumnya, Kepala DPMPTSP.M Ikhsan, Inspektur Daerah, sebelumnya, Kepala DPM. Rosben Aguswar, Kepala DLHPRKP, sebelumnya, Inspektur Daerah.

Amdarisman, Kepala Dinas PPPA, sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan.Ricky Riswandi, Kalaksa BPBD, sebelumnya, Kepala Dinas Porapar.

Desrizal, Kepala PPKB, sebelumnya staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM. *
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar