Objek wisata Tanjung Mutiara dipadati warga mandi balimau

id balimau

Objek wisata Tanjung Mutiara dipadati warga mandi balimau

Sejumlah pengunjung melaksananan mandi balimau di objek wisata Tanjung Mutiara Tanah Datar,   (Antara Sumbar/Etri Saputra)

Batusangkar, (ANTARA) - Ratusan warga Tanah Datar Sumatera Barat memadati objek wisata Tanjung Mutiara di kawasan Danau Singkarak untuk melakukan tradisi balimau atau mandi menyucikan diri sebelum puasa.

Dari pantauan di lapangan pada Minggu, kebanyakan warga yang menceburkan diri ke dalam danau adalah anak-anak yang ditemani orang tuanya dengan menggunakan pelampung.

"Jarang ada kesempatan seperti hari ini untuk anak-anak, ini adalah waktu bagi kami orang tua untuk mengajak mereka jalan-jalan menghibur mereka," Kata salah seorang pengunjung Pantai Mutiara Firman, di Batusangkar.

Baginya mandi balimau bukan hal yang dilarang oleh agama. Mandi balimau melainkan acara tahunan untuk menyegarkan otak dari kesibukan sehari-hari.

Ia mengaku juga mendengar imbauan larangan mandi balimau dari Bupati Tanah Datar karena bisa merusak akidah bercampur mandi laki-dan perempuan dalam satu tempat.

"Meskipun mandi bersama, tapi semuanya berpakaian tertutup, tidak ada pemikiran macam-macam, " ujarnya.

Pengunjung lainnya Ilham mengatakan mandi balimau sudah menjadi kebiasaan baginya.

Sebelumnya Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi mengimbau masyarakat di daerah itu untuk tidak melakukan tradisi balimau secara berlebihan menjelang masuknya bulan suci Ramadhan.

Merayakan mandi balimau secara berlebihan seperti mandi bercampur laki dan perempuan dalam satu tempat bisa merusak akidah karena dilarang oleh agama.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar