Seratus polisi siap amankan tradisi Balimau di Agam

id Polres Agam,Tradisi Balimau,Ramadhan

Ribuan masyarakat melakukan tradisi balimau. ( (ANTARA /Maril Gafur)

Lubukbasung (ANTARA) - Kepolisian Resor Agam, Sumatera Barat mengerahkan 100 personel untuk pengamanan tradisi "Balimau" yang dilakukan sehari sebelum masuk Ramadhan 1440 Hijriyah.

Kapolres Agam Ferry Suwandi di Lubukbasung, Rabu, mengatakan polisi akan mengamankan Objek Wisata Pantai Pasia Tiku Kecamatan Tanjungmutiara, Bandar Mutiara Kecanatan Tanjungmutiara, Taman Muko-muko Kecamatan Tanjungraya.

Sementara lokasi pemandian di Lembah Segar Kecamatan Lubukbasung, Kolam Renang Parik Panjang Kecamatan Lubukbasung dan lainnya.

"Lokasi ini ramai dikunjungi warga saat balimau jelang Ramadhan," tegasnya.

Personel tersebut terdiri dari anggota kepolisian yang bertugas di Markas Polres setempat dan seluruh Kepolisian Sektor (Polsek) di jajarannya diberbagai satuan.

"Kami akan kerahkan sebagian besar anggota polsek di seluruh wilayah hukum polres itu," tambahnya.

Khusus dari Satuan Intel, polres menyebarkan personel ke seluruh daerah yang dianggap paling rawan terjadinya gangguan keamanan baik yang datang dari dalam maupun luar daerah.

Dengan tujuan agar berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di tempat-tempat balimau yang ada di wilayah itu dapat diantisipasi sejak dini.

Selain itu mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas di lokasi itu dan memberikan kenyamanan bagi warga.

Dalam bertugas di lapangan, polres tetap bekerjasama dengan semua elemen masyarakat dan pemerintah kabupaten setempat dalam hal ini Satpol PP Damkat, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan TNI.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Wahyu Bestari mengimbau pengunjung tidak mandi di Pantai Pasi Tiku, karena gelombang cukup besar.

Dengan kondisi itu maka gelombang bisa menyeret warga yang sedang mandi di pantai itu.

"Kita mengerahkan personil BPBD beserta perahu di lokasi untuk membantu pengunjung yang tengelam," katanya. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar