Dibekuk Real di kandang, pemain Bayern hanya bisa geleng-gelengkan kepala

id Liga Champions,Munich,Real Madrid

Liga Champions. (uefa.com)

Munich, (Antaranews Sumbar) - Para pemain Bayern Munich dibuat menggeleng-gelengkan kepala setelah Real Madrid memaksimalkan sedikit peluang untuk meraih kemenangan 2-1 pada leg pertama semifinal Liga Champions pada Rabu.

Tim Bavaria itu, yang mengejar tiga gelar, menyia-nyiakan peluang demi peluang mereka sedangkan tim Spanyol itu tampil bengis, mencetak gol melalui tembakan jarak jauh oportunis Marcelo dan mengagetkan tim Jerman itu pada serangan balik melalui Marco Asensio, setelah kesalahan yang dilakukan pemain Bayern Rafinha.

"Saya tidak tahu bagaimana kami mengatasi hal ini," kata pemain Bayern Thomas Mueller kepada para pewarta. "Kami mengompensasi dengan baik setelah cedera-cedera awal (terhadap Arjen Robben dan Jerome Boateng) dan kami benar-benar bagus."

"Namun kami terlalu naif dan kami tidak memaksimalkan peluang-peluang kami dapatkan, kami hanya tidak melakukannya pada malam ini. Bagaimana Real melakukannya adalah urusan mereka, namun kami jelas tidak memainkan bagian kami di sana."

Robben meninggalkan lapangan pada menit kedelapan dan Boateng menyusul tidak lama kemudian karena dugaan cedera otot adductor.

"Kami memiliki peluang-peluang yang benar-benar bagus dan di Liga Jerman, kami biasanya hanya berkata terima kasih," kata Mueller.

"Mungkin di sini (faktor) pentingnya permainan ambil bagian. Ini menyakitkan namun ini memperlihatkan masih ada banyak hal untuk dilakukan pada leg kedua."

Bayern hampir mencetak gol melalui Franck Ribery, Robert Lewandowski, dan Mueller setelah Joshua Kimmich membawa mereka memimpin pada menit ke-28.

Bayern hanya dapat menyalahkan diri sendiri karena menyia-nyiakan banyak peluang sebelum Asensio mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-57 untuk memberikan keunggulan signifikan kepada Real untuk leg kedua.

Bayern disingkirkan oleh klub-klub Spanyol di kompetisi ini pada empat musim terakhir, termasuk Real pada tahun lalu.

"Kami tidak mengonversi peluang-peluang kami dan Real hanya melepaskan dua tembakan ke gawang dan mencetak gol," kata Kimmich.

"Real hanya dua kali mengancam dan mencetak dua gol. Kami memiliki delapan atau sembilan peluang. Begitu banyak peluang yang bahkan tidak kami miliki saat melawan Hanover 96 pekan lalu."

"Kini Real menang 2-1, mereka jelas favorit namun kami akan memberikan segalanya." (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar