Jalan Sumbar-Riau di Pangkalan Sudah Bisa Dilewati

id jalan putus

Sejumlah truk mencoba melewati jalan yang terendam banjir tepatnya di daerah Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota pada Sabtu (30/12) .Dokumen Polres Limapuluh Kota

Sarilamak, (Antara Sumbar ) - Jalan yang menghubungkan Sumatera Barat (Sumbar) dengan Riau kembali dapat dilewati pascabanjir yang melanda Nagari Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota pada Sabtu pagi, kata Kapolres Setempat, AKBP Haris Hadis.

"Air sudah surut. Sudah bisa dilalui, tapi masih macet," kata dia saat dihubungi di Kabupatn Limapuluh Kota, Sabtu sore.

Ia mengatakan hingga pukul 18.00 WIB terjadi antrean panjang kendaraan dari arah Payakumbuh maupun Kampar yang melewati Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Antrean kendaraan terjadi karena pemiliknya lebih memilih bertahan menunggu air surut ketimbang melewati rute lain, yakni ke Kiliran Jao.

"Disarankan yang hendak menuju Riau bertahan di Lubuk Bangku, Kabupaten Limapuluh Kota. Khawatirnya longsor susulan terjadi lagi, karena cuaca masih hujan," kata dia.

Pihaknya mengimbau para pengendara untuk lebih berhati-hati melawati ruas jalan tersebut, sebab selain potensi banjir juga tanah longsor.

Sebelumnya banjir melanda Jorong Sopang Nagari Pangkalan pada Sabtu sejak pukul 06.00 WIB dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter.

Air mulai menyusut pada siang hari, dan sorenya sudah dapat dilewati.

Sementara salah seorang pengendara asal Padang yang hendak menuju Pekanbaru Mustaqim mengatakan ia sekeluarga berencana mengisi libur menyambut pergantian tahun di Pekanbaru.

Ternyata ketika tiba di Kabupaten Limapuluh Kota kami tertahan karena ada banjir, katanya.

Menurutnya jika sampai Sabtu malam belum bisa dilewati akan kembali ke Padang.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar